Daily Archive Oktober 27, 2026

TRAINING PROGRAM PENILAIAN PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (PROPER)

TRAINING PROGRAM PENILAIAN PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (PROPER)

 

DESKRIPSI PELATIHAN PROGRAM PENILAIAN PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (PROPER) 

Pelatihan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menilai dan meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan sesuai standar PROPER. Pelatihan ini mencakup evaluasi kepatuhan lingkungan, penerapan praktik pengelolaan limbah, efisiensi sumber daya, serta strategi keberlanjutan. Peserta akan mempelajari metodologi penilaian PROPER, indikator kinerja, dan teknik audit lingkungan. Dengan pemahaman ini, perusahaan dapat meningkatkan peringkat PROPER, meminimalkan risiko lingkungan, mematuhi regulasi, dan memperkuat reputasi sebagai perusahaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

PELATIHAN PENILAIAN PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN JAKARTA

TUJUAN PELATIHAN PROGRAM PENILAIAN PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (PROPER)

  1. Peningkatan pemahaman standar PROPER: Membekali peserta dengan prinsip dan metodologi penilaian.
  2. Penguatan kepatuhan lingkungan: Membantu perusahaan memastikan aktivitas sesuai regulasi dan praktik terbaik.
  3. Peningkatan kinerja pengelolaan lingkungan: Mendorong efisiensi sumber daya, pengelolaan limbah, dan mitigasi risiko lingkungan.
  4. Meningkatkan reputasi perusahaan: Mendukung pencapaian peringkat PROPER yang baik dan citra perusahaan berkelanjutan.
  5. Integrasi lingkungan ke strategi bisnis: Menjadikan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari strategi perusahaan.

MATERI PELATIHAN PROGRAM PENILAIAN PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (PROPER)

  1. Pengantar PROPER dan regulasi lingkungan hidup
    • Sejarah dan tujuan PROPER
    • Dasar hukum pengelolaan lingkungan
    • Kriteria dan indikator penilaian
  2. Metodologi penilaian PROPER
    • Tahapan audit lingkungan
    • Pengumpulan dan analisis data kinerja
    • Teknik pengukuran indikator lingkungan
  3. Pengelolaan limbah dan efisiensi sumber daya
    • Manajemen limbah padat, cair, dan gas
    • Praktik hemat energi dan air
    • Strategi pengurangan dampak lingkungan
  4. Audit dan evaluasi internal perusahaan
    • Perencanaan dan pelaksanaan audit internal
    • Identifikasi risiko dan temuan perbaikan
    • Pelaporan kinerja lingkungan
  5. Strategi peningkatan peringkat PROPER
    • Praktik terbaik perusahaan berperingkat tinggi
    • Inovasi dan teknologi ramah lingkungan
    • Penguatan sistem manajemen lingkungan
  6. Pelibatan stakeholder dan komunikasi lingkungan
    • Keterlibatan karyawan dan masyarakat
    • Transparansi dan laporan publik
    • Strategi komunikasi dampak lingkungan
  7. Integrasi PROPER ke strategi bisnis
    • Pengelolaan risiko lingkungan dalam keputusan bisnis
    • Penyelarasan tujuan keberlanjutan dengan operasional
    • Pengembangan roadmap kinerja lingkungan berkelanjutan
  8. Studi kasus dan praktik terbaik PROPER
    • Analisis perusahaan dengan peringkat tinggi
    • Diskusi pengalaman dan lesson learned
    • Penyusunan rencana perbaikan kinerja lingkungan

PESERTA PELATIHAN PROGRAM PENILAIAN PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (PROPER)

  1. Manajer Lingkungan dan Sustainability
    Profesional yang ingin meningkatkan kemampuan dalam mengelola kinerja lingkungan perusahaan dan mempersiapkan penilaian PROPER.
  2. Supervisor dan Kepala Bagian HSE
    Pimpinan yang ingin memastikan program pengelolaan lingkungan berjalan sesuai regulasi dan standar PROPER.
  3. Auditor Internal dan Konsultan Lingkungan
    Pihak yang ingin memperkuat keterampilan audit dan evaluasi kinerja lingkungan berbasis PROPER.
  4. Manajer Operasional dan Pimpinan Proyek
    Profesional yang ingin mengintegrasikan pengelolaan lingkungan ke proses operasional sehari-hari.
  5. Pimpinan Perusahaan dan Pengambil Keputusan
    Pimpinan yang ingin meningkatkan reputasi perusahaan, meminimalkan risiko lingkungan, dan mendukung keberlanjutan bisnis melalui pencapaian peringkat PROPER yang optimal.

Jadwal Training PT Diorama Sukses Bersinergi  Tahun 2026

  • Training Bulan Januari : 13-14 Januari 2026
  • Training Bulan Februari : 10-11 Februari 2026
  • Training Bulan Maret : 10-11 Maret 2026
  • Training Bulan April : 21-22 April 2026
  • Training Bulan Mei : 19-20 Mei 2026
  • Training Bulan Juni : 23-24 Juni 2026
  • Training Bulan Juli : 12-13 Juli 2026
  • Training Bulan Agustus : 11-12 Agustus 2026
  • Training Bulan September : 15-16 September 2026
  • Training Bulan Oktober : 20-21 Oktober 2026
  • Training Bulan November : 17-18 November 2026
  • Training Bulan Desember : 15-16 Desember 2026

Catatan: Secara umum, jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Oleh karena itu, peserta dapat mengajukan tanggal pelaksanaan pelatihan.

LOKASI  TRAINING

REGULER TRAINING

  • Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro (6.000.000 IDR / participant)
  • Jakarta, Hotel Amaris Tendean (6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung, Hotel Golden Flower (6.500.000 IDR / participant)
  • Bali, Hotel Ibis Kuta (7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok, Hotel Jayakarta (7.500.000 IDR / participant)

ONLINE TRAINING VIA ZOOM

INVESTASI 

  • Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, maka anggaran investasi pelatihan dapat disesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta?

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

FAQ tentang Training PT Diorama Sukses Bersinergi

Q : Berapa minimal running pelatihan ini ?
A : Pada dasarnya, pelatihan ini akan berjalan secara ideal dengan minimal 3 peserta. Namun demikian, jumlah peserta tersebut tetap dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta

Q : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
A : Bisa. Selain itu, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan selama 1 hari jika terdapat persetujuan dari klien

Q : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
A : Pada umumnya, pelatihan kami diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia, seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, dan Lombok. Selain itu, pelatihan juga dapat diselenggarakan di beberapa negara, seperti Singapore dan Malaysia

Q : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
A : Selain kota-kota besar yang sudah kami sediakan. Selanjutnya, penyelenggaraan pelatihan dapat diadakan di kota lain, asalkan memenuhi minimal kuota 5 orang untuk setiap kelas

Q : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
A : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

Q : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
A : Pada umumnya kami sudah menentukan jadwal-jadwal pelatihannya. Akan tetapi, jadwal pelatihan dapat di sesuaikan juga dengan kebutuhan klien

Materi, Lokasi dan Jadwal Pelatihan Bisa Berubah Sewaktu-waktu dan disesuaikan Dengan Kondisi Peserta, dimohon untuk Melakukan Konfirmasi untuk Segala Bentuk Perubahan, agar Tidak Terjadi Miskomunikasi. Segera Daftar Pelatihan, Diskon Menarik hanya Bulan Ini.

TRAINING COMMUNITY DEVELOPMENT AND CONFLICT HANDLING

TRAINING COMMUNITY DEVELOPMENT AND CONFLICT HANDLING

 

DESKRIPSI PELATIHAN COMMUNITY DEVELOPMENT AND CONFLICT HANDLING

Pelatihan Community Development and Conflict Handling dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan masyarakat secara berkelanjutan sekaligus menangani potensi konflik sosial secara efektif. Pelatihan ini menekankan pentingnya pemahaman kebutuhan masyarakat, pendekatan partisipatif, dan strategi penyelesaian konflik yang konstruktif. Peserta akan mempelajari metode identifikasi isu sosial, teknik komunikasi dan mediasi, serta penguatan kapasitas komunitas. Dengan kemampuan ini, peserta dapat merancang program pengembangan masyarakat yang berdampak positif, memperkuat hubungan dengan stakeholder, serta mengurangi risiko konflik yang dapat mengganggu keberlanjutan program dan harmoni sosial di lingkungan kerja maupun masyarakat.

PELATIHAN COMMUNITY DEVELOPMENT JAKARTA

TUJUAN PELATIHAN COMMUNITY DEVELOPMENT AND CONFLICT HANDLING

  1. Peningkatan pemahaman pengembangan masyarakat: Membekali peserta dengan konsep community development yang efektif.
  2. Penguatan keterampilan identifikasi konflik: Meningkatkan kemampuan mengenali potensi konflik dan sumber masalah sosial.
  3. Penguasaan teknik penyelesaian konflik: Membantu peserta menangani konflik secara konstruktif dan profesional.
  4. Peningkatan kemampuan komunikasi dan mediasi: Memfasilitasi keterlibatan stakeholder dan masyarakat secara positif.
  5. Mendorong program komunitas yang berkelanjutan: Menjamin program community development berdampak dan harmonis.

MATERI PELATIHAN COMMUNITY DEVELOPMENT AND CONFLICT HANDLING

  1. Konsep dasar community development dan konflik
    • Definisi dan tujuan pengembangan masyarakat
    • Jenis dan sumber konflik sosial
    • Hubungan pembangunan masyarakat dan manajemen konflik
  2. Pemetaan kebutuhan masyarakat dan stakeholder
    • Identifikasi masalah dan potensi komunitas
    • Teknik partisipatif dan survey lapangan
    • Pemetaan stakeholder dan peranannya
  3. Strategi perencanaan program komunitas
    • Penetapan tujuan dan indikator keberhasilan
    • Penyusunan rencana kegiatan berbasis kebutuhan
    • Prioritas dan alokasi sumber daya
  4. Teknik komunikasi dan mediasi konflik
    • Keterampilan komunikasi efektif
    • Mediasi dan negosiasi untuk penyelesaian konflik
    • Penyusunan rencana mitigasi risiko sosial
  5. Pemberdayaan masyarakat dan kapasitas lokal
    • Strategi peningkatan kemampuan komunitas
    • Program usaha produktif dan kemandirian masyarakat
    • Penguatan kelembagaan lokal
  6. Monitoring dan evaluasi program komunitas
    • Indikator dampak sosial
    • Metode pemantauan dan evaluasi
    • Perbaikan berkelanjutan program
  7. Integrasi program dengan kebijakan dan strategi perusahaan
    • Penyesuaian program dengan CSR dan pembangunan berkelanjutan
    • Sinergi lintas sektor
    • Pengelolaan risiko dan akuntabilitas
  8. Studi kasus dan praktik terbaik community development
    • Analisis kasus nyata
    • Penerapan strategi mitigasi konflik
    • Sharing praktik sukses

PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN COMMUNITY DEVELOPMENT AND CONFLICT HANDLING

  1. Manajer CSR dan Community Development
    Profesional yang ingin memperkuat kemampuan merancang dan mengelola program pengembangan masyarakat sekaligus menangani konflik secara efektif.
  2. Supervisor dan Kepala Tim Program Sosial
    Pimpinan yang ingin memastikan tim dapat menghadapi isu sosial dan konflik dengan pendekatan konstruktif dan profesional.
  3. Pendamping Masyarakat dan Fasilitator Program
    Pihak yang ingin meningkatkan keterampilan mediasi, komunikasi, dan pemberdayaan komunitas.
  4. Manajer Operasional dan Pimpinan Proyek
    Profesional yang ingin memastikan program komunitas berjalan harmonis, aman, dan berkelanjutan.
  5. Pimpinan Perusahaan dan Pengambil Keputusan
    Pimpinan yang ingin meminimalkan risiko konflik sosial dan memperkuat reputasi perusahaan melalui program community development yang efektif.

Jadwal Training PT Diorama Sukses Bersinergi  Tahun 2026

  • Training Bulan Januari : 13-14 Januari 2026
  • Training Bulan Februari : 10-11 Februari 2026
  • Training Bulan Maret : 10-11 Maret 2026
  • Training Bulan April : 21-22 April 2026
  • Training Bulan Mei : 19-20 Mei 2026
  • Training Bulan Juni : 23-24 Juni 2026
  • Training Bulan Juli : 12-13 Juli 2026
  • Training Bulan Agustus : 11-12 Agustus 2026
  • Training Bulan September : 15-16 September 2026
  • Training Bulan Oktober : 20-21 Oktober 2026
  • Training Bulan November : 17-18 November 2026
  • Training Bulan Desember : 15-16 Desember 2026

Catatan: Secara umum, jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Oleh karena itu, peserta dapat mengajukan tanggal pelaksanaan pelatihan.

LOKASI  TRAINING

REGULER TRAINING

  • Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro (6.000.000 IDR / participant)
  • Jakarta, Hotel Amaris Tendean (6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung, Hotel Golden Flower (6.500.000 IDR / participant)
  • Bali, Hotel Ibis Kuta (7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok, Hotel Jayakarta (7.500.000 IDR / participant)

ONLINE TRAINING VIA ZOOM

INVESTASI 

  • Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, maka anggaran investasi pelatihan dapat disesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta?

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

FAQ tentang Training PT Diorama Sukses Bersinergi

Q : Berapa minimal running pelatihan ini ?
A : Pada dasarnya, pelatihan ini akan berjalan secara ideal dengan minimal 3 peserta. Namun demikian, jumlah peserta tersebut tetap dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta

Q : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
A : Bisa. Selain itu, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan selama 1 hari jika terdapat persetujuan dari klien

Q : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
A : Pada umumnya, pelatihan kami diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia, seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, dan Lombok. Selain itu, pelatihan juga dapat diselenggarakan di beberapa negara, seperti Singapore dan Malaysia

Q : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
A : Selain kota-kota besar yang sudah kami sediakan. Selanjutnya, penyelenggaraan pelatihan dapat diadakan di kota lain, asalkan memenuhi minimal kuota 5 orang untuk setiap kelas

Q : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
A : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

Q : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
A : Pada umumnya kami sudah menentukan jadwal-jadwal pelatihannya. Akan tetapi, jadwal pelatihan dapat di sesuaikan juga dengan kebutuhan klien

Materi, Lokasi dan Jadwal Pelatihan Bisa Berubah Sewaktu-waktu dan disesuaikan Dengan Kondisi Peserta, dimohon untuk Melakukan Konfirmasi untuk Segala Bentuk Perubahan, agar Tidak Terjadi Miskomunikasi. Segera Daftar Pelatihan, Diskon Menarik hanya Bulan Ini.

TRAINING BASIC SEA SURVIVAL

Training Basic Sea Survival di Lombok Bersama PT. Sumbawa Timur Mining

TRAINING BASIC SEA SURVIVAL PUBLIC

Pelatihan Basic Sea Survival Bersama PT Sumbawa Timur Mining

Keselamatan di laut bukan hanya soal keberanian menghadapi keadaan darurat, tetapi juga tentang pengetahuan, kesiapan, dan keputusan yang tepat pada saat kritis. Dalam aktivitas maritim, situasi seperti keharusan meninggalkan kapal, perubahan cuaca, keterbatasan persediaan, hingga proses evakuasi menuntut setiap personel memahami prosedur keselamatan dengan baik. Karena itu, Training Basic Sea Survival dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dasar dan keterampilan praktis dalam menghadapi kondisi darurat di laut. Kesiapan sebelum keadaan darurat terjadi dapat menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan diri dan orang lain.

Dalam rangka meningkatkan kompetensi keselamatan personel, PT Sumbawa Timur Mining mengikuti Training Basic Sea Survival yang diselenggarakan oleh PT Diorama Sukses Bersinergi sebagai training provider. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka pada 21–22 Oktober 2026, bertempat di Meeting Room Hotel Jayakarta Beach Resort & Spa Mataram, Lombok.

Materi pelatihan disusun dengan fokus pada kebutuhan praktis dalam menghadapi keadaan darurat di laut, khususnya terkait prosedur meninggalkan kapal (abandon ship), penggunaan alat keselamatan seperti life jacket dan liferaft, teknik bertahan hidup di air, pertolongan pertama, pencegahan hipotermia, hingga komunikasi dan koordinasi saat evakuasi.

Mengapa Training Basic Sea Survival Penting?

Keadaan darurat di laut dapat berkembang dengan cepat dan menyulitkan proses pertolongan. Tanpa pemahaman prosedur yang tepat, kepanikan dapat menghambat koordinasi dan meningkatkan risiko bagi seluruh orang yang terlibat. Beberapa tantangan yang perlu diantisipasi antara lain:

  • Belum memahami alarm darurat, jalur evakuasi, titik kumpul (muster station), serta urutan tindakan saat diperintahkan meninggalkan kapal.
  • Kurangnya pemahaman tentang pemilihan dan penggunaan alat keselamatan, termasuk life jacket, life raft, dan life boat.
  • Risiko kelelahan, hipotermia, dehidrasi, dan mabuk laut ketika harus bertahan dalam waktu tertentu di perairan.
  • Kesulitan menjaga komunikasi, memberikan sinyal darurat, serta mempertahankan koordinasi kelompok selama menunggu pertolongan.

Melalui Training Basic Sea Survival, peserta mempelajari prinsip-prinsip dasar untuk merespons keadaan darurat secara terarah. Tujuannya bukan sekadar mengenal peralatan keselamatan, melainkan memahami kapan dan bagaimana prosedur digunakan sesuai instruksi, kondisi lapangan, serta standar keselamatan yang berlaku.

Rangkaian Materi Training Basic Sea Survival

Pelatihan disusun dari pengenalan konsep hingga latihan dan evaluasi kompetensi. Susunan materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta, karakteristik pekerjaan, serta fasilitas praktik yang tersedia.

1. Introduction to Sea Survival & Maritime Emergency (Hari 1)

Peserta diperkenalkan pada konsep sea survival, jenis keadaan darurat maritim, dan pentingnya kesiapsiagaan. Materi ini membangun pemahaman mengenai peran setiap personel dalam menjaga keselamatan, mengikuti instruksi, dan menghindari tindakan spontan yang dapat memperbesar risiko.

2. Emergency Procedures, Muster Station & Abandon Ship (Hari 1)

Materi membahas prosedur keadaan darurat, fungsi muster station sebagai titik berkumpul, serta prinsip abandon ship ketika meninggalkan kapal dinyatakan perlu oleh pihak yang berwenang. Peserta mempelajari pentingnya mengenali alarm, mengikuti jalur yang ditetapkan, membawa perlengkapan sesuai arahan, dan tetap memperhatikan instruksi kru atau petugas yang bertanggung jawab.

3. Personal Life-Saving Appliances & Life Jacket (Hari 1)

Peserta mengenal perlengkapan keselamatan perorangan dan fungsi life jacket. Pembahasan menekankan pemeriksaan kondisi alat, cara mengenakan dan menyesuaikannya dengan benar, serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar perlengkapan dapat digunakan sebagaimana mestinya. Peralatan keselamatan hanya bermanfaat jika kondisinya layak dan penggunanya memahami cara pemakaian yang benar.

4. Life Raft, Life Boat & Survival Equipment (Hari 1)

Materi memperkenalkan fungsi life raft, life boat, dan perlengkapan bertahan hidup yang umumnya tersedia untuk kondisi darurat. Peserta mempelajari prinsip penggunaan peralatan, pentingnya pemeriksaan sebelum digunakan jika situasi memungkinkan, serta kepatuhan terhadap prosedur peluncuran, boarding, dan instruksi petugas.

5. Survival Techniques at Sea (Hari 1)

Peserta mempelajari prinsip dasar bertahan hidup di laut, termasuk menjaga energi, mempertahankan posisi yang aman, melindungi diri dari paparan lingkungan, serta mengikuti arahan kelompok. Materi juga menekankan bahwa tindakan yang diambil harus mempertimbangkan kondisi aktual, perlengkapan yang tersedia, dan petunjuk keselamatan dari instruktur atau otoritas terkait.

6. Sea Evacuation, Boarding & Group Survival Techniques (Hari 2)

Sesi ini membahas prinsip evakuasi menuju sarana penyelamatan, proses boarding secara tertib, dan koordinasi antarpeserta. Dalam situasi darurat, komunikasi yang jelas dan pembagian peran membantu kelompok bergerak lebih teratur. Peserta juga diajak memahami pentingnya membantu sesama tanpa mengabaikan keselamatan diri sendiri.

7. Hypothermia, Dehydration, Seasickness & Survival Health (Hari 2)

Kondisi tubuh merupakan faktor penting selama bertahan di laut. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai risiko hipotermia, dehidrasi, mabuk laut, serta penurunan kondisi fisik. Pembahasan diarahkan pada pengenalan tanda-tanda awal, upaya pencegahan dasar, pengelolaan persediaan, dan pentingnya mencari bantuan sesuai prosedur ketika kondisi kesehatan memburuk.

8. Emergency Signaling, Communication & Rescue Procedures (Hari 2)

Peserta mempelajari tujuan penggunaan sinyal darurat, komunikasi dalam kondisi terbatas, serta prinsip koordinasi dengan tim penyelamat. Materi menekankan pentingnya mengikuti instruksi penggunaan perangkat, menjaga informasi tetap jelas, dan menghindari penggunaan alat komunikasi atau sinyal secara sembarangan.

9. Practical Sea Survival, Life Raft & Emergency Simulation (Hari 2)

Pada sesi ini, teori dihubungkan dengan video latihan yang ditayangkan dan relevan dengan materi pelatihan. Vidio simulasi dapat mencakup pengenalan perlengkapan, latihan prosedur darurat, koordinasi kelompok, dan skenario penggunaan sarana penyelamatan. 

10. Survival Scenario, Team Exercise & Competency Evaluation (Hari 2)

Pada sesi ini, peserta memperdalam pemahaman mengenai berbagai skenario keadaan darurat di laut melalui penjelasan instruktur dan pembahasan materi yang telah disampaikan. Berbagai situasi yang berkaitan dengan keselamatan maritim dibahas untuk membantu peserta mengenali risiko, memahami prosedur yang tepat, serta mengetahui pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi keadaan darurat. Evaluasi pemahaman dilakukan melalui pembahasan materi dan interaksi antara peserta dengan instruktur. Melalui sesi ini, peserta diharapkan mampu memahami prinsip dasar bertahan hidup di laut serta pentingnya mengikuti prosedur keselamatan sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

Pembelajaran Berbasis Skenario: Mengutamakan Prosedur dan Kerja Sama

Simulasi keadaan darurat memberi kesempatan kepada peserta untuk menghubungkan pengetahuan dengan pengambilan keputusan. Dalam skenario latihan, peserta dapat diminta mengenali situasi, mendengarkan instruksi, menentukan titik berkumpul, memeriksa perlengkapan, dan menjaga komunikasi dengan anggota kelompok. Fokus utama latihan adalah bertindak secara tertib, tidak mengabaikan instruksi, dan memahami bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.

Diskusi bersama instruktur juga dapat digunakan untuk mengulas pertanyaan peserta mengenai penggunaan alat, urutan tindakan, dan tantangan yang mungkin muncul di lingkungan kerja maritim. Dengan membahas skenario secara terarah, peserta memiliki kesempatan untuk mengklarifikasi pemahaman sebelum menghadapi situasi nyata. Contoh dan hasil diskusi dalam artikel final sebaiknya disesuaikan dengan kejadian yang benar-benar berlangsung selama pelatihan.

Testimoni Peserta Training

TRAINING BASIC SEA SURVIVAL PUBLIC

Diskusi Pelatihan Basic Sea Survival

Peserta menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan Training Basic Sea Survival, khususnya pada penyampaian materi yang dikaitkan dengan peristiwa nyata dan didukung oleh penayangan video yang relevan dengan situasi darurat di laut: 

“Menurut saya, Training Basic Sea Survival ini sangat menarik, terutama dari segi penyampaian materinya. Instruktur tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga sering mengaitkan materi dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi belakangan ini. Jadi, saya lebih mudah memahami materi karena bisa melihat kaitannya dengan kondisi nyata di lapangan. Penjelasannya juga membuat saya lebih memahami pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat di laut. Ke depannya, saya berharap pelatihan seperti ini bisa dilengkapi dengan praktik langsung, supaya kami tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga bisa melihat dan mempelajari bagaimana penerapannya secara langsung. Dengan begitu, pemahaman yang didapat bisa lebih maksimal”.

Pentingnya Penguatan Kompetensi Keselamatan Maritim

Pelatihan sea survival merupakan bagian dari upaya membangun budaya keselamatan yang konsisten. Pengetahuan tentang prosedur, perlengkapan, kondisi kesehatan, komunikasi darurat, dan kerja sama kelompok perlu terus diperkuat melalui pembelajaran serta latihan yang sesuai dengan risiko pekerjaan. Ketika setiap personel memahami perannya, respons terhadap keadaan darurat dapat menjadi lebih terkoordinasi dan terarah

Training Basic Sea Survival juga mengingatkan bahwa keterampilan keselamatan tidak berhenti setelah sesi pelatihan selesai. Peserta perlu memahami prosedur yang berlaku di tempat kerja, mengetahui lokasi perlengkapan keselamatan, mengikuti pengarahan sebelum bertugas, dan memperbarui pengetahuan sesuai ketentuan organisasi maupun regulasi yang relevan.

Tentang Program Training Basic Sea Survival

Training Basic Sea Survival ditujukan untuk mendukung peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan personel yang bekerja atau beraktivitas di lingkungan maritim. Materi mencakup pengenalan keadaan darurat, perlengkapan keselamatan, teknik bertahan hidup, komunikasi dan penyelamatan, hingga simulasi serta evaluasi kompetensi. Rincian pelaksanaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, profil peserta, fasilitas yang tersedia, dan tujuan pembelajaran.

Kesimpulan Training Basic Sea Survival

TRAINING BASIC SEA SURVIVAL PUBLIC

Foto Bersama Pelatihan Basic Sea Survival

Pelatihan Basic Sea Survival yang diselenggarakan secara tatap muka pada 21–22 Oktober 2026 di Meeting Room Hotel Jayakarta Beach Resort & Spa Mataram, Lombok, memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dari PT Sumbawa Timur Mining mengenai cara bertahan hidup dan menyelamatkan diri saat menghadapi situasi darurat di laut. Selama pelatihan, peserta mempelajari konsep dan prinsip dasar keselamatan di laut, identifikasi bahaya dan risiko di lingkungan laut, prosedur tanggap darurat dan meninggalkan kapal (abandon ship), penggunaan alat keselamatan seperti life jacket dan liferaft, teknik bertahan hidup di air, pertolongan pertama, serta pencegahan hipotermia. Melalui pembahasan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami setiap tahapan penyelamatan diri secara lebih terstruktur dan sesuai dengan kondisi darurat yang mungkin terjadi di laut.

Selain pembahasan teori, pelatihan juga dilengkapi dengan simulasi untuk membantu peserta memahami penerapan prosedur keselamatan dalam situasi yang nyata. Dengan kompetensi tersebut, peserta diharapkan mampu mengenali potensi bahaya secara tepat, menggunakan peralatan keselamatan dengan benar, mengambil tindakan yang sesuai saat terjadi keadaan darurat, serta membantu rekan kerja selama proses evakuasi dan penyelamatan. Pada akhirnya, kompetensi ini dapat mendukung perusahaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel, menurunkan risiko kecelakaan kerja, serta menunjukkan komitmen terhadap keselamatan kerja yang lebih terukur dan akuntabel.

FAQ Training Basic Sea Survival

Q : Apa tujuan Pelatihan Basic Sea Survival?

A : Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai konsep dan teknik dasar bertahan hidup di laut. Peserta mempelajari identifikasi bahaya dan risiko serta prosedur tanggap darurat. Materi juga mencakup prosedur meninggalkan kapal (abandon ship) dan penggunaan alat keselamatan. Selain itu, peserta mempelajari teknik bertahan hidup di air. Dengan demikian, pelatihan ini mendukung kesiapsiagaan personel yang efektif dan bertanggung jawab.

Q : Siapa yang perlu mengikuti Pelatihan Basic Sea Survival?

A : Pelatihan ini direkomendasikan bagi pelaut, awak kapal, personel offshore, dan petugas keselamatan (HSE Officer). Selain itu, pelatihan ini juga bermanfaat bagi karyawan perusahaan tambang atau industri di area pesisir maupun laut. Aktivitas mereka kerap melibatkan transportasi laut dan operasional di sekitar perairan. Tidak hanya itu, pelatihan ini juga relevan bagi profesional lain yang berpotensi menghadapi situasi darurat di laut. Dengan begitu, mereka tetap mampu melindungi diri dan membantu rekan kerja saat dibutuhkan.

Q : Apa manfaat mengikuti Pelatihan Basic Sea Survival?

A : Peserta memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam mengenali bahaya di laut. Peserta juga mempelajari penggunaan peralatan keselamatan seperti life jacket dan liferaft. Selain itu, peserta memahami prosedur meninggalkan kapal, memberikan pertolongan pertama, serta mencegah hipotermia. Dengan demikian, kompetensi ini membantu perusahaan meningkatkan kesiapsiagaan personel. Kompetensi tersebut juga mendukung upaya menurunkan risiko kecelakaan kerja dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

Q : Berapa lama durasi pelatihan?

A : Pelatihan berlangsung selama dua hari dan mencakup pembahasan teori, praktik, serta simulasi penerapan prosedur Basic Sea Survival. Durasi pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta atau perusahaan.

Q : Bagaimana cara mendaftar Pelatihan Basic Sea Survival?

A : Untuk mengikuti Pelatihan Basic Sea Survival, Anda dapat menghubungi 6282123463977 (Nona) sebagai perwakilan training provider untuk memperoleh informasi mengenai jadwal, biaya, maupun pelaksanaan pelatihan-pelatihan lainnya. Anda juga dapat mengunjungi website resmi https://dsbanking.com/.

Konsultasikan kebutuhan Anda

Kami dengan senang hati akan membantu Anda! Jangan ragu untuk menanyakan apapun kepada kami. Klik di bawah untuk memulai obrolan.

Marketing

Isna

Online

Marketing

Nona

Online

Marketing

Prima

Online

Marketing

Sabrina

Online

Marketing

Azmi

Online

Isna

Halo, ada yang bisa Isna bantu Pak/ Ibu ? 00.00

Nona

https://dsbanking.com/wp-content/uploads/2025/11/Nana.png 00.00

Prima

Halo, ada yang bisa Dian bantu Pak/ Ibu ? 00.00

Sabrina

Halo, ada yang bisa Sabrina bantu Pak/ Ibu ? 00.00

Azmi

Halo, ada yang bisa Azmi bantu Pak/ Ibu ? 00.00