Pelatihan Ekspor Hortikultura dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai proses, regulasi, serta strategi dalam melakukan ekspor produk hortikultura seperti buah-buahan, sayuran, tanaman hias, dan komoditas segar lainnya ke pasar internasional. Seiring meningkatnya permintaan global terhadap produk pertanian tropis, pelaku usaha hortikultura memiliki peluang besar untuk memperluas pasar ke luar negeri. Namun demikian, kegiatan ekspor memerlukan pengetahuan khusus terkait standar mutu, persyaratan karantina, sertifikasi, logistik, hingga manajemen risiko perdagangan internasional.
Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari tahapan ekspor mulai dari identifikasi potensi pasar, pemenuhan standar kualitas dan keamanan pangan (food safety), persyaratan sanitary dan phytosanitary (SPS), hingga prosedur dokumen ekspor seperti invoice, packing list, PEB, COO, dan sertifikat karantina. Selain itu, dibahas pula strategi penentuan harga ekspor, negosiasi dengan buyer internasional, pemilihan metode pembayaran (L/C, TT, dan lainnya), serta pengelolaan risiko fluktuasi nilai tukar dan klaim barang.
Pelatihan ini juga menekankan pentingnya penerapan Good Agricultural Practices (GAP), traceability produk, serta standar mutu internasional agar produk hortikultura mampu bersaing di pasar global. Melalui studi kasus dan diskusi interaktif, peserta akan memperoleh gambaran nyata mengenai tantangan dan peluang ekspor hortikultura, termasuk pengelolaan rantai pasok dan pengemasan yang sesuai standar ekspor.
Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami prosedur ekspor secara sistematis, meningkatkan daya saing produk hortikultura, serta memperluas akses pasar internasional secara berkelanjutan dan menguntungkan.