Pelatihan IMDG Code Bersama Peserta dari PT Batu Bakong Benete, PT Samoan Energi Merine, dan PT Muncusuar Benete Cargo secara Daring

TRAINING DOKUMEN BARANG BERBAHAYA ONLINE
Diorama Sukses Bersinergi kembali menyelenggarakan Pelatihan IMDG Code (International Maritime Dangerous Goods Code) pada tanggal 25 Juni 2026 secara daring menggunakan zoom meeting. Program ini diikuti oleh beberapa peserta dari PT Batu Bakong Benete, PT Samoan Energi Merine, dan PT Muncusuar Benete Cargo, sebagai upaya meningkatkan kompetensi karyawan mereka dalam menangani, mengemas, memberi label, mendokumentasikan, serta mengangkut barang berbahaya sesuai dengan standar internasional yang berlaku.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai ketentuan IMDG Code, mulai dari klasifikasi barang berbahaya (dangerous goods), identifikasi dan karakteristik setiap kelas bahan berbahaya, persyaratan pengemasan (packaging), pelabelan dan pemberian tanda (marking and labeling), dokumentasi pengiriman, ketentuan penyimpanan dan pemisahan muatan (segregation), hingga prosedur penanganan keadaan darurat selama proses pengangkutan melalui jalur laut. Selain itu, peserta juga mempelajari studi kasus dan penerapan IMDG Code dalam kegiatan operasional sehingga mampu memastikan kepatuhan terhadap regulasi internasional, meningkatkan keselamatan kerja, meminimalkan risiko kecelakaan, serta mendukung kelancaran distribusi barang berbahaya secara aman dan efisien.
Mengapa Kompetensi IMDG Code Semakin Penting?
Seiring dengan meningkatnya aktivitas perdagangan internasional dan distribusi barang berbahaya melalui jalur laut, penerapan International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code menjadi aspek yang sangat penting dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi internasional. Setiap perusahaan yang terlibat dalam proses pengemasan, penyimpanan, penanganan, maupun pengiriman barang berbahaya harus memastikan bahwa seluruh aktivitas dilakukan sesuai dengan ketentuan IMDG Code untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan dampak terhadap manusia maupun lingkungan.
Kesalahan dalam mengklasifikasikan barang berbahaya, penggunaan kemasan yang tidak sesuai, pelabelan yang keliru, dokumentasi yang tidak lengkap, atau penerapan prosedur pemisahan muatan (segregation) yang tidak tepat dapat mengakibatkan kecelakaan, kerusakan barang, pencemaran lingkungan, hingga sanksi akibat ketidakpatuhan terhadap regulasi internasional. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang memahami persyaratan IMDG Code, mampu mengidentifikasi karakteristik barang berbahaya, menerapkan prosedur penanganan yang aman, serta menyusun dokumentasi pengiriman sesuai standar yang berlaku. Dengan kompetensi tersebut, perusahaan dapat meningkatkan keselamatan operasional, memastikan kepatuhan terhadap peraturan internasional, mengurangi risiko selama proses pengangkutan, serta mendukung kelancaran distribusi barang berbahaya melalui jalur laut.
Melalui penerapan IMDG Code yang tepat, Perusahaan Dapat:
- Meningkatkan keselamatan dalam proses penanganan, penyimpanan, dan pengangkutan barang berbahaya melalui jalur laut.
- Memastikan kepatuhan terhadap ketentuan International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code dan regulasi pelayaran internasional yang berlaku.
- Mengurangi risiko kecelakaan, kebakaran, ledakan, tumpahan bahan berbahaya, serta pencemaran lingkungan selama proses logistik.
- Mengoptimalkan proses pengemasan (packaging), pelabelan (marking and labeling), dokumentasi, serta pemisahan muatan (segregation) sesuai standar internasional.
- Meningkatkan efisiensi operasional dan kelancaran distribusi barang berbahaya dengan meminimalkan kesalahan administrasi maupun penanganan yang dapat menyebabkan penundaan pengiriman.
Karena itu, kompetensi di bidang IMDG Code menjadi salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan bagi Shipping Officer, Marine Officer, HSE Officer, Logistics Officer, Warehouse Supervisor, Port Operation Officer, Freight Forwarding Staff, Export-Import Staff, Dangerous Goods (DG) Specialist, Cargo Supervisor, serta para profesional yang terlibat dalam penanganan, penyimpanan, pengemasan, dokumentasi, dan pengangkutan barang berbahaya di sektor pelayaran, logistik, kepelabuhanan, energi, pertambangan, manufaktur, dan industri terkait lainnya.
Materi Pelatihan IMDG Code

TRAINING DOKUMEN BARANG BERBAHAYA ONLINE
Selama satu hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembahasan mengenai berbagai aspek penting dalam penerapan International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code, mulai dari konsep dasar barang berbahaya, klasifikasi, persyaratan pengemasan dan pelabelan, dokumentasi pengiriman, hingga prosedur penanganan dan tanggap darurat. Seluruh materi dirancang agar peserta tidak hanya memahami ketentuan IMDG Code, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan operasional melalui pembahasan studi kasus, diskusi interaktif, dan praktik sesuai standar internasional, antara lain:
1. Pengenalan IMDG Code dan Regulasi Barang Berbahaya
Pada sesi awal, peserta memperoleh pemahaman mengenai tujuan, ruang lingkup, dan prinsip dasar International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code sebagai standar internasional dalam pengangkutan barang berbahaya melalui jalur laut. Peserta juga mempelajari regulasi yang mendasari penerapan IMDG Code serta tanggung jawab setiap pihak yang terlibat dalam rantai logistik.
Selain itu, peserta memahami pentingnya kepatuhan terhadap IMDG Code untuk meningkatkan keselamatan, melindungi lingkungan, dan memenuhi persyaratan regulasi internasional.
Materi yang dibahas meliputi:
- Pengenalan IMDG Code
- Tujuan dan ruang lingkup IMDG Code
- Regulasi internasional pengangkutan barang berbahaya
- Tanggung jawab shipper, carrier, dan consignee
- Prinsip keselamatan dalam transportasi barang berbahaya
2. Klasifikasi Barang Berbahaya dan Identifikasi Risiko
Materi ini membahas cara mengidentifikasi serta mengklasifikasikan barang berbahaya sesuai ketentuan IMDG Code. Peserta mempelajari karakteristik setiap kelas barang berbahaya, penentuan UN Number, Proper Shipping Name (PSN), Packing Group, serta risiko yang dapat ditimbulkan selama proses pengangkutan.
Materi yang dibahas meliputi:
- AKlasifikasi 9 kelas barang berbahaya
- UN Number dan Proper Shipping Name (PSN)
- Packing Group
- Karakteristik dan sifat bahan berbahaya
- Identifikasi bahaya dan analisis risiko
3. Persyaratan Pengemasan, Pelabelan, dan Dokumentasi
Pada sesi ini, peserta mempelajari ketentuan mengenai pemilihan kemasan, pelabelan (labeling), pemberian tanda (marking), serta penyusunan dokumen pengiriman sesuai standar IMDG Code.
Peserta juga memahami pentingnya kelengkapan dokumen untuk memastikan proses pengiriman berlangsung aman dan sesuai regulasi.
Materi yang dibahas meliputi:
- Persyaratan kemasan (packaging)
- Marking dan labeling barang berbahaya
- Placarding pada unit pengangkut
- Dangerous Goods Declaration (DGD)
- Dokumen pendukung pengiriman barang berbahaya
4. Penanganan, Penyimpanan, Segregation, dan Tanggap Darurat
Materi ini membahas prosedur penanganan dan penyimpanan barang berbahaya sesuai IMDG Code, termasuk ketentuan pemisahan muatan (segregation) untuk mencegah reaksi berbahaya antar bahan.
Melalui studi kasus, peserta juga mempelajari langkah-langkah tanggap darurat apabila terjadi kebocoran, tumpahan, kebakaran, atau insiden lainnya selama proses pengangkutan.
Materi yang dibahas meliputi:
- Prosedur handling barang berbahaya
- Ketentuan segregation dan compatibility
- Penyimpanan barang berbahaya
- Prosedur keadaan darurat (emergency response)
- Penanganan tumpahan dan kecelakaan
5. Implementasi IMDG Code dalam Operasional Perusahaan
Pada sesi terakhir, peserta mempelajari penerapan IMDG Code dalam kegiatan operasional perusahaan, mulai dari proses persiapan pengiriman hingga evaluasi kepatuhan terhadap regulasi internasional. Peserta juga memahami praktik terbaik untuk membangun sistem pengelolaan barang berbahaya yang aman, efektif, dan sesuai standar.
Materi yang dibahas meliputi:
- Implementasi IMDG Code dalam operasional logistik
- Audit dan evaluasi kepatuhan IMDG Code
- Studi kasus penerapan IMDG Code
- Best practice penanganan barang berbahaya
- Peningkatan budaya keselamatan dan kepatuhan regulasi
Diskusi Studi Kasus IMDG Code
Selain penyampaian teori, pelatihan juga dilengkapi dengan sesi diskusi studi kasus dan simulasi untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif. Peserta diajak memahami penerapan International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code dalam berbagai situasi yang umum dihadapi pada proses penanganan, penyimpanan, pengemasan, dokumentasi, dan pengangkutan barang berbahaya melalui jalur laut.
Melalui sesi ini, peserta bersama trainer membahas berbagai permasalahan yang sering terjadi dalam operasional, seperti kesalahan klasifikasi barang berbahaya, penggunaan kemasan yang tidak sesuai, pelabelan (labeling) dan pemberian tanda (marking) yang keliru, ketidaksesuaian dokumen pengiriman, pelanggaran ketentuan pemisahan muatan (segregation), hingga penanganan insiden yang melibatkan barang berbahaya. Setiap studi kasus dianalisis untuk mengidentifikasi akar permasalahan, menentukan tindakan yang sesuai dengan ketentuan IMDG Code, serta meminimalkan risiko terhadap keselamatan, aset, dan lingkungan.
Selain berdiskusi, peserta mengikuti simulasi penerapan IMDG Code melalui berbagai skenario yang dirancang menyerupai kondisi nyata di dunia kerja. Simulasi meliputi identifikasi dan klasifikasi barang berbahaya, penentuan UN Number, Proper Shipping Name (PSN), pemilihan kemasan yang sesuai, penyusunan Dangerous Goods Declaration (DGD), penerapan ketentuan marking, labeling, dan segregation, serta penanganan keadaan darurat apabila terjadi kebocoran, tumpahan, atau kecelakaan selama proses pengangkutan.
Melalui kombinasi teori, studi kasus, dan simulasi, peserta diharapkan mampu menerapkan ketentuan IMDG Code secara tepat dalam kegiatan operasional perusahaan. Kompetensi tersebut akan membantu perusahaan meningkatkan keselamatan kerja, memastikan kepatuhan terhadap regulasi internasional, mengurangi risiko kecelakaan dan pencemaran lingkungan, serta mendukung kelancaran distribusi barang berbahaya melalui jalur laut secara aman, efektif, dan efisien.
Komitmen Diorama Sukses Bersinergi dalam Pengembangan Kompetensi Profesional
Sebagai penyedia jasa pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, Diorama Sukses Bersinergi terus menghadirkan program sesuai kebutuhan dunia usaha. Program pelatihan dirancang untuk mendukung peningkatan kompetensi profesional di berbagai sektor industri.
Pelatihan IMDG Code (International Maritime Dangerous Goods Code) membantu perusahaan meningkatkan kompetensi penanganan barang berbahaya melalui jalur laut. Program ini membahas klasifikasi barang berbahaya, persyaratan pengemasan, serta marking dan labeling sesuai standar internasional. Peserta juga mempelajari dokumentasi pengiriman, ketentuan segregation, prosedur tanggap darurat, dan praktik terbaik penerapan IMDG Code.
Melalui program ini, peserta diharapkan mampu menerapkan ketentuan IMDG Code secara tepat dalam kegiatan operasional perusahaan. Peserta juga memahami pentingnya kepatuhan terhadap regulasi pelayaran internasional yang berlaku. Kompetensi tersebut membantu meningkatkan keselamatan kerja dalam penanganan dan pengangkutan barang berbahaya. Selain itu, perusahaan dapat mengurangi risiko kecelakaan, mencegah pencemaran lingkungan, dan mendukung kelancaran proses logistik secara efektif.
Dokumentasi Pelatihan IMDG Code secara Daring

TRAINING DOKUMEN BARANG BERBAHAYA ONLINE
Pelaksanaan pelatihan berlangsung secara interaktif dengan memadukan metode presentasi, diskusi, studi kasus, simulasi, serta sesi tanya jawab. Selama pelatihan, peserta mengikuti berbagai simulasi penerapan International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code) dalam kegiatan operasional. Simulasi mencakup identifikasi dan klasifikasi barang berbahaya serta pemilihan kemasan yang sesuai. Peserta juga menyusun dokumentasi pengiriman sesuai ketentuan IMDG Code yang berlaku. Selain itu, peserta menerapkan marking, labeling, dan segregation berdasarkan berbagai skenario pengangkutan barang berbahaya melalui jalur laut.
Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pembelajaran dan aktif berdiskusi mengenai penerapan IMDG Code di perusahaan masing-masing. Diskusi mencakup klasifikasi barang berbahaya, persyaratan dokumentasi, dan penanganan barang sesuai karakteristiknya. Peserta juga membahas penerapan prosedur keselamatan serta upaya memastikan kepatuhan terhadap regulasi pelayaran internasional.
Melalui diskusi dan simulasi, peserta bersama trainer membahas pengalaman dalam menangani pengiriman barang berbahaya sesuai IMDG Code. Peserta juga mempelajari cara mengantisipasi risiko selama proses penyimpanan, penanganan, dan pengangkutan barang berbahaya. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan keselamatan operasional dan kepatuhan terhadap regulasi internasional. Selain itu, peserta mampu meminimalkan risiko kecelakaan, mencegah pencemaran lingkungan, dan mendukung distribusi barang berbahaya secara aman.

TRAINING DOKUMEN BARANG BERBAHAYA ONLINE
Kesimpulan Pelatihan IMDG Code
Pelatihan IMDG Code (International Maritime Dangerous Goods Code) yang diselenggarakan secara daring pada 25 Juni 2026 memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dari PT Batu Bakong Benete, PT Samoan Energi Merine, dan PT Muncusuar Benete Cargo mengenai penerapan standar internasional dalam penanganan dan pengangkutan barang berbahaya melalui jalur laut. Materi pelatihan mencakup klasifikasi barang berbahaya, persyaratan pengemasan, pelabelan (marking and labeling), dokumentasi pengiriman, ketentuan pemisahan muatan (segregation), serta prosedur tanggap darurat sesuai dengan ketentuan IMDG Code.
Melalui program ini, peserta diharapkan mampu memahami prinsip-prinsip IMDG Code serta menerapkannya secara tepat dalam setiap tahapan penanganan, penyimpanan, dan pengangkutan barang berbahaya. Penerapan tersebut akan membantu perusahaan meningkatkan keselamatan operasional, memastikan kepatuhan terhadap regulasi pelayaran internasional, meminimalkan risiko kecelakaan dan pencemaran lingkungan, serta mendukung kelancaran proses logistik.
Selama pelatihan, peserta memperoleh pemahaman mengenai klasifikasi barang berbahaya, penentuan UN Number, Proper Shipping Name (PSN), Packing Group, persyaratan kemasan, penyusunan Dangerous Goods Declaration (DGD), serta penerapan marking, labeling, dan segregation sesuai standar IMDG Code. Melalui kombinasi materi teori, studi kasus, dan simulasi, peserta diharapkan memiliki kompetensi yang siap diterapkan untuk meningkatkan keselamatan kerja, memperkuat kepatuhan terhadap regulasi internasional, dan mendukung proses pengangkutan barang berbahaya yang aman, efektif, dan efisien.
FAQ Pelatihan IMDG Code
Q : Apa tujuan Pelatihan IMDG Code?
A : Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code sebagai standar pengangkutan barang berbahaya melalui laut. Selanjutnya, peserta mempelajari klasifikasi barang berbahaya, persyaratan pengemasan, pelabelan, dokumentasi pengiriman, ketentuan segregation, dan prosedur tanggap darurat. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan IMDG Code secara tepat dalam kegiatan operasional perusahaan. Kompetensi tersebut membantu meningkatkan keselamatan kerja, memastikan kepatuhan terhadap regulasi internasional, serta mengurangi risiko selama pengangkutan barang berbahaya.
Q : Siapa yang perlu mengikuti Pelatihan IMDG Code?
A : Pelatihan ini direkomendasikan bagi Shipping Officer, Marine Officer, HSE Officer, Logistics Officer, Warehouse Supervisor, dan Port Operation Officer. Program ini juga sesuai bagi Freight Forwarding Staff, Export-Import Staff, Dangerous Goods (DG) Specialist, dan Cargo Supervisor. Selain itu, pelatihan ditujukan bagi profesional yang menangani penyimpanan, pengemasan, dokumentasi, dan pengangkutan barang berbahaya. Program ini relevan untuk sektor pelayaran, logistik, kepelabuhanan, energi, pertambangan, manufaktur, serta berbagai industri terkait lainnya.
Q : Apa manfaat mengikuti Pelatihan IMDG Code?
A : Peserta akan mempelajari identifikasi dan klasifikasi barang berbahaya sesuai ketentuan IMDG Code. Peserta juga memahami UN Number, Proper Shipping Name (PSN), Packing Group, dokumentasi pengiriman, serta prosedur packaging, marking, labeling, dan segregation. Kompetensi tersebut membantu perusahaan meningkatkan keselamatan operasional, memastikan kepatuhan terhadap regulasi internasional, serta mendukung distribusi barang berbahaya secara aman.
Q : Berapa lama durasi pelatihan?
A : Program pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan kombinasi pembelajaran teori, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi teknis, dan sesi tanya jawab. Akan tetapi kami tidak menutup diskusi untuk menyesuaikan waktu durasi pelatihan.
Q : Bagaimana cara mendaftar Pelatihan IMDG Code?
A : Untuk mengikuti Pelatihan IMDG Code, Anda dapat menghubungi +62 813-1888-5447 (Isna) sebagai Marketing Professional Diorama Sinergi Bangsa atau melalui website resmi kami di https://dsbanking.com/ untuk memperoleh informasi mengenai jadwal pelatihan, biaya, maupun pelaksanaan in-house training.