Pelatihan Business Continuity and Disaster Recovery Plan (BCP & DRP) dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan dalam merencanakan, menerapkan, serta mengelola strategi keberlangsungan bisnis dan pemulihan bencana secara sistematis dan terintegrasi. Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan penuh risiko, organisasi dituntut untuk mampu mempertahankan operasional penting meskipun terjadi gangguan, baik yang disebabkan oleh bencana alam, kegagalan sistem teknologi informasi, gangguan operasional, maupun krisis lainnya.
Pelatihan ini membahas konsep dasar Business Continuity Management (BCM), termasuk identifikasi risiko, analisis dampak bisnis (Business Impact Analysis/BIA), serta penentuan proses bisnis kritis. Peserta akan mempelajari bagaimana menyusun rencana Business Continuity Plan (BCP) yang efektif untuk meminimalkan dampak gangguan terhadap operasional organisasi. Selain itu, aspek Disaster Recovery Plan (DRP) akan dibahas secara khusus, terutama yang berkaitan dengan pemulihan sistem teknologi informasi, data, dan infrastruktur pendukung agar dapat kembali beroperasi dalam waktu yang telah ditetapkan.
Dalam pelatihan ini, peserta juga akan mempelajari penetapan Recovery Time Objective (RTO) dan Recovery Point Objective (RPO), strategi pemulihan, serta peran dan tanggung jawab tim tanggap darurat. Materi disampaikan secara aplikatif melalui studi kasus dan simulasi, sehingga peserta dapat memahami bagaimana BCP dan DRP diterapkan dalam situasi nyata. Peserta juga akan dilatih untuk melakukan pengujian (testing), pemeliharaan, dan pembaruan rencana secara berkala agar tetap relevan dengan perubahan organisasi dan lingkungan bisnis.
Pelatihan Business Continuity and Disaster Recovery Plan sangat relevan bagi manajer, supervisor, staf IT, risk management, internal audit, serta profesional yang terlibat dalam pengelolaan risiko dan keberlangsungan operasional organisasi. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menyusun dan mengimplementasikan BCP dan DRP yang efektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Pada akhir pelatihan, peserta akan memiliki pemahaman komprehensif mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi gangguan dan krisis. Peserta juga mampu memberikan rekomendasi strategis kepada manajemen untuk memastikan organisasi tetap tangguh, adaptif, dan berkelanjutan dalam menghadapi berbagai risiko dan bencana. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung perlindungan aset, reputasi, dan kelangsungan bisnis jangka panjang.