TRAINING SECURITY MANAGEMENT DEVELOPMENT PROGRAM

TRAINING SECURITY MANAGEMENT DEVELOPMENT PROGRAM

Training Security Management Development Program : Keamanan Kuat, Organisasi Tangguh, Masa Depan Terlindungi Bersama Peserta dari PT Bhimasena Power

TRAINING MANAJEMEN KEAMANAN FISIK OFFLINE

Pelatihan Security Management Development Program Bersama PT Petromine Energy Trading

Pengelolaan keamanan yang kurang terstruktur dapat menyebabkan berbagai kendala, seperti lemahnya pengendalian risiko, celah pengamanan pada area, aset, dan sistem informasi perusahaan, keterlambatan respons terhadap insiden, meningkatnya potensi kerugian, hingga kesulitan dalam menjaga kelangsungan operasional perusahaan. Oleh karena itu, kemampuan dalam Security Management menjadi semakin penting untuk memastikan seluruh aktivitas perusahaan dapat berjalan aman dan sesuai dengan tujuan perusahaan.

Dalam rangka meningkatkan kompetensi pengelolaan keamanan, PT Bhimasena Power mengikuti Training Security Management Development Program yang diselenggarakan oleh PT Diorama Sukses Bersinergi sebagai training provider. Pelatihan dilaksanakan secara offline di Hotel Arte Malioboro, Yogyakarta, pada 24-25 September 2026, dengan menghadirkan instruktur Bapak Muhammad Rudyanto Arief.

Materi pelatihan disusun dengan fokus pada kebutuhan praktis dalam pengelolaan keamanan, khususnya terkait perencanaan sistem keamanan, identifikasi dan penilaian risiko, pengamanan aset dan fasilitas, IT security (keamanan jaringan, sistem, dan data perusahaan), prosedur tanggap darurat, manajemen insiden, pengembangan kompetensi personel keamanan, hingga leadership dan koordinasi lintas fungsi.

Mengapa Kompetensi Security Management Development Program Penting?

Security Management Development Program penting untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi peserta dalam mengelola keamanan organisasi secara sistematis, profesional, dan berorientasi pada pencegahan. Dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dan risiko keamanan, organisasi membutuhkan personel yang mampu mengenali risiko, melakukan mitigasi, serta mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga keamanan aset, sumber daya manusia, informasi, dan operasional perusahaan.

Selain aspek teknis, pelatihan ini juga berperan dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan manajerial dalam bidang keamanan. Peserta dibekali pemahaman mengenai perencanaan keamanan, pengambilan keputusan, komunikasi, koordinasi antar unit, pengelolaan tim, serta penanganan situasi darurat. Kompetensi tersebut diperlukan agar fungsi keamanan dapat berjalan secara terintegrasi dengan kegiatan operasional organisasi.

Melalui Security Management Development Program, diharapkan peserta mampu membangun pola pikir keamanan yang lebih proaktif dan adaptif terhadap perubahan risiko. Hasil akhirnya adalah terbentuknya pengelolaan keamanan yang lebih efektif, peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi, serta terciptanya lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan mendukung keberlangsungan operasional organisasi.

Setelah mengikuti Training Security Management Development ini, diharapkan:

  • Peserta memiliki pemahaman pentingnya keamanan informasi. 
  • Peserta memiliki pemahaman terhadap persyaratan ISO 27001:2022. 
  • Peserta mampu menentukan asset informasi dari dari kerjanya. 
  • Peserta menentukan dan menganalisa resiko serta peluang keamanan informasi. 
  • Peserta mampu mengidentifikasi dokumen-dokumen yang peru ditetapkan sesuai dengan persyaratan dan kebutuhan pengelolaan risiko. 
  • Peserta mampu mengidentifikasi kontrol-kontrol keamanan yang relevan dengan ruang lingkup 
  • Peserta mampu mengembangkandan mengimplementasikan sistem manajemen keamanan informasi sesuai dengan persyaratan ISO 27001:2022

Materi Training Security Management Development Program

Adapun materi yang diberikan dalam Training Security Management Development ini terbagi menjadi 5 modul, antara lain:

1. Pengenalan Manajemen Keamanan dan Perencanaan Program Keamanan

Materi ini membahas dasar-dasar keamanan serta lingkungan keamanan yang dihadapi organisasi, dilanjutkan dengan cara menyusun program keamanan yang terencana, termasuk penilaian risiko untuk mengidentifikasi ancaman dan kerentanan yang ada di perusahaan.

Setelah mempelajari materi ini, peserta akan memahami konsep dan ruang lingkup manajemen keamanan, mampu melakukan penilaian risiko, serta dapat menyusun program keamanan yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritas perusahaan.

2. Manajemen Keamanan Fisik

Materi ini membahas pengelolaan keamanan fasilitas perusahaan, mencakup pengamanan area, akses, dan aset, serta pemanfaatan sistem alarm dan pemantauan untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan.

Peserta akan mendapatkan pemahaman tentang cara merancang dan mengevaluasi pengamanan fisik fasilitas, serta mampu mengoptimalkan sistem alarm dan pemantauan agar perlindungan terhadap personel dan aset perusahaan menjadi lebih efektif.

3. Keamanan Informasi dan Teknologi

Materi ini membahas upaya melindungi informasi dan sistem teknologi perusahaan, meliputi keamanan data serta pengelolaan sistem TI agar terhindar dari akses tidak sah, kebocoran data, dan gangguan sistem.

Dengan mempelajari materi ini, peserta akan memahami prinsip dasar pengamanan data dan sistem TI, serta mampu menerapkan langkah-langkah pengelolaan yang dapat menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi perusahaan.

4. Pelatihan dan Kesadaran Keamanan

Materi ini membahas pentingnya peran sumber daya manusia dalam keamanan, meliputi penyusunan program pelatihan keamanan bagi karyawan dan upaya membangun kesadaran keamanan di seluruh lingkungan kerja.

Peserta akan mendapatkan wawasan untuk merancang program pelatihan yang efektif serta strategi menumbuhkan budaya sadar keamanan, sehingga setiap personel dapat berperan aktif dalam mencegah insiden keamanan.

5. Manajemen dan Tanggap Darurat serta Evaluasi dan Peningkatan

Materi ini membahas penyusunan rencana tanggap darurat dan penanganan insiden, serta evaluasi program keamanan melalui umpan balik dan tindakan korektif untuk memastikan perbaikan berkelanjutan.

Setelah mempelajari materi ini, peserta akan mampu menyusun rencana tanggap darurat, menangani insiden secara cepat dan terkoordinasi, serta mengevaluasi efektivitas program keamanan untuk terus ditingkatkan sesuai kebutuhan perusahaan.

Jalannya Pelatihan dan Diskusi Studi Kasus

TRAINING MANAJEMEN KEAMANAN FISIK OFFLINE

Diskusi Studi Kasus Pelatihan Security Management Development Program

Kegiatan training dilaksanakan selama 2 hari dan dimulai pada pukul 09.00 WIB, Ketika memasuki ruangan peserta dan instruktur diarahkan untuk mengisi absensi terlebih dahulu serta saling bersapa ringan. Ketika ruangan sudah siap dan keadaan dirasa sudah kondusif, CS memulai untuk memimpin kegiatan pelatihan diawali dengan memperkenalkan diri, dilanjutkan dengan penyampaian susunan acara, pembukaan melalui berdoa bersama, dan dilanjutkan penyampaian materi oleh instruktur. 

Kegiatan diawali dengan sharing singkat mengenai keadaan perusahaan saat ini dalam segi security oleh peserta, hal ini diharapkan agar instruktur dapat menyesuaikan mengenai materi pelatihan yang akan diberikan. Setelah memahami keadaan perusahaan saat ini instruktur mulai menyampaikan materi mengenai pentingnya menetapkan standar operasional terkait management security sehingga apapun itu yang terkait dengan security menjadi jelas. Hal ini dilatarbelakangi karena selama ini pelaksanaan management security hanya berdasarkan kehendak dari leader, sehingga sangat rawan terjadinya miskom ataupun saling lempar tanggung jawab. Dilanjutkan penyampaian materi persyaratan ISO 27001:2022 dan dokumentasi yang merupakan salah satu standar internasional untuk Information Security Management System (ISMS).

Pada hari kedua dilanjutkan dengan materi kontrol-kontrol keamanan informasi, serta konsep audit SMKI. Pada hari kedua ini kegiatan lebih difokuskan pada diskusi interaktif, sehubungan dengan perusahaan yang akan melaksanakan proses audit. Instruktur menjelaskan data serta dokumen apa saja yang diperlukan untuk kepentingan audit, proses jalannya audit, serta memberikan saran tata birokrasi dan juga penambahan personel serta penggunaan jasa layanan vendor.

Sharing Experience dari Peserta Training Security Management Development Program

Dalam sebuah diskusi, peserta mengajukan pertanyaan mengenai budaya security awareness

“Pak, bagaimana cara membangun budaya security awareness di perusahaan agar karyawan benar-benar sadar bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama?”

Menanggapi pertanyaan tersebut, instruktur menjelaskan bahwa Untuk membangun security awareness, perusahaan tidak cukup hanya memberikan pelatihan satu kali. Langkah pertama adalah memastikan setiap karyawan memahami jenis risiko yang mungkin mereka hadapi sesuai dengan pekerjaannya. Selanjutnya, perusahaan dapat melakukan berbagai kegiatan seperti security awareness training, briefing rutin, simulasi phishing, kampanye keamanan informasi, poster atau reminder keamanan, serta simulasi penanganan insiden. Misalnya, perusahaan dapat melakukan simulasi email phishing untuk melihat apakah karyawan mampu mengenali email mencurigakan. Yang tidak kalah penting adalah contoh dari pimpinan dan manajemen. Jika pimpinan secara konsisten menerapkan prosedur keamanan, menjaga kerahasiaan informasi, menggunakan akses sesuai kewenangan, dan menunjukkan kepedulian terhadap keamanan, hal tersebut akan menjadi contoh bagi karyawan. Dengan demikian, security awareness tidak hanya menjadi materi pelatihan, tetapi berkembang menjadi security culture, di mana setiap orang memahami bahwa menjaga keamanan informasi dan aset perusahaan merupakan bagian dari tanggung jawab masing-masing.

Peserta training juga membagikan pengalamannya bahwa pelaksanaan pengamanan di lapangan pada dasarnya sudah berjalan, namun belum sepenuhnya didukung oleh administrasi yang tertib dan terdokumentasi, seperti pencatatan kegiatan pengamanan, laporan kejadian, dokumentasi pemeriksaan, pengelolaan data personel, serta monitoring dan evaluasi kegiatan security. Menanggapi hal tersebut, instruktur menyatakan:

”Administrasi merupakan bagian penting dalam security management karena setiap kegiatan pengamanan perlu memiliki pencatatan dan dokumentasi yang jelas agar dapat ditelusuri, dievaluasi, dan menjadi dasar pengambilan keputusan. Saya menyarankan agar perbaikan dilakukan secara bertahap, mulai dari penataan logbook, laporan kegiatan, checklist patroli dan pemeriksaan, laporan kejadian, hingga mekanisme pelaporan dan eskalasi. Tidak perlu langsung membuat sistem yang kompleks, yang terpenting adalah setiap aktivitas penting tercatat secara konsisten dan mudah ditelusuri. Dengan administrasi yang baik, fungsi security tidak hanya kuat dari sisi operasional di lapangan, tetapi juga memiliki accountability, monitoring, dan continuous improvement yang lebih baik.”

Kesimpulan Training Security Management Development Program

TRAINING MANAJEMEN KEAMANAN FISIK OFFLINE

Penyerahan Sertifikat Pelatihan Security Management Development Program

Pelatihan Security Management Development Program yang diselenggarakan oleh PT Diorama Sukses Bersinergi secara offline di Hotel Arte Malioboro, Yogyakarta, pada 24-25 September 2026 memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dari PT Bhimasena Power mengenai cara mengelola dan mengevaluasi sistem keamanan perusahaan. Pelatihan ini dipandu oleh instruktur Bapak Muhammad Rudyanto Arief. Selama pelatihan, peserta mempelajari konsep dan prinsip manajemen keamanan, perencanaan program keamanan, penilaian risiko, manajemen keamanan fisik, keamanan informasi dan teknologi (IT security), pelatihan dan kesadaran keamanan, hingga manajemen tanggap darurat serta evaluasi dan peningkatan program keamanan. Melalui pembahasan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami setiap tahapan pengelolaan keamanan secara lebih terstruktur dan sesuai dengan karakteristik kebutuhan perusahaan.

Selain pembahasan teori, pelatihan juga dilengkapi dengan studi kasus dan diskusi untuk membantu peserta memahami penerapan manajemen keamanan dalam situasi yang nyata. Dengan kompetensi tersebut, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi risiko dan potensi ancaman secara tepat, menyusun dan menerapkan program keamanan, mengamankan aset, fasilitas, serta informasi perusahaan, menangani insiden secara cepat dan terkoordinasi, serta mengevaluasi efektivitas program keamanan yang dijalankan. Pada akhirnya, kompetensi ini dapat mendukung organisasi dalam meminimalkan risiko dan potensi kerugian, meningkatkan kesiapsiagaan terhadap insiden, serta menjaga kelangsungan operasional perusahaan secara lebih terukur dan akuntabel.

FAQ Training Security Management Development Program

Q : Apa tujuan Training Security Management Development Program?

A : Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai konsep dan metode Security Management, mulai dari pengenalan manajemen keamanan, perencanaan program keamanan, penilaian risiko, manajemen keamanan fisik, keamanan informasi dan teknologi (IT security), pelatihan dan kesadaran keamanan, hingga manajemen tanggap darurat serta evaluasi dan peningkatan program untuk mendukung pengelolaan keamanan perusahaan yang efektif dan akuntabel.

Q : Siapa yang perlu mengikuti Training Security Management Development Program?

A : Pelatihan ini direkomendasikan bagi Security Manager, Security Supervisor, Security Officer, HSE Manager, Facility Manager, IT Security Staff, Risk Management Staff, General Affairs Staff, serta profesional lain yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan pengamanan perusahaan.

Q : Apa manfaat mengikuti Training Security Management Development Program?

A : Peserta memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam mengidentifikasi risiko dan ancaman, menyusun program keamanan, mengamankan aset, fasilitas, serta informasi perusahaan, menangani insiden, dan mengevaluasi efektivitas program keamanan. Kompetensi ini dapat mendukung organisasi dalam mengelola keamanan secara lebih sistematis, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Q : Berapa lama durasi pelatihan?

A : Pelatihan berlangsung selama dua hari dan mencakup pembahasan teori, diskusi, serta studi kasus penerapan Security Management. Durasi pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta atau perusahaan.

Q : Bagaimana cara mendaftar Training Security Management Development Program?

A : Untuk mengikuti Training Security Management Development Program, Anda dapat menghubungi +62 813-1888-5447 (Isna) sebagai Marketing Professional PT Diorama Sukses Bersinergi untuk memperoleh informasi mengenai jadwal, biaya, maupun pelaksanaan pelatihan-pelatihan lainnya. Anda juga dapat mengunjungi website resmi Diorama Sukses Bersinergi https://dsbanking.com/.

About the author

Fauzi Hafizh editor

Hafizh Fauzi seorang penulis dan marketing training profesional berpengalaman yang telah memberikan lebih dari 100 rekomendasi pelatihan dan sertifikasi kepada perusahaan swasta nasional dan instansi di Indonesia. Saat ini fokus sebagai Manager Marketing untuk membagikan pengalamannya di PT Diorama Sukses Bersinergi.

Konsultasikan kebutuhan Anda

Kami dengan senang hati akan membantu Anda! Jangan ragu untuk menanyakan apapun kepada kami. Klik di bawah untuk memulai obrolan.

Marketing

Nona

Online

Marketing

Isna

Online

Marketing

Sabrina

Online

Marketing

Azmi

Online

Marketing

Dian

Online

Nona

https://dsbanking.com/wp-content/uploads/2025/11/Nana.png 00.00

Isna

Halo, ada yang bisa Isna bantu Pak/ Ibu ? 00.00

Sabrina

Halo, ada yang bisa Sabrina bantu Pak/ Ibu ? 00.00

Azmi

Halo, ada yang bisa Azmi bantu Pak/ Ibu ? 00.00

Dian

Halo, ada yang bisa Dian bantu Pak/ Ibu ? 00.00