Pelatihan PSAK: Hubungan Account Payable & Aset Tetap dalam Siklus Akuntansi Perusahaan

Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap) Bersama PT Petromine Energy Trading
PT Diorama Sukses Bersinergi (DSB Training) Kembali Menyelenggarakan Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap) yang Diikuti Oleh Peserta dari PT Petromine Energy Trading di Bali
Dalam kegiatan operasional perusahaan, transaksi pembelian aset tetap tidak hanya berkaitan dengan pencatatan aset, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan Account Payable atau kewajiban kepada vendor. Kesalahan dalam memahami hubungan antara kedua akun tersebut dapat mempengaruhi pencatatan transaksi, nilai aset, kewajiban perusahaan, hingga laporan keuangan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai PSAK yang berkaitan dengan Account Payable dan aset tetap menjadi penting, khususnya dalam memastikan setiap transaksi dicatat sesuai dengan proses dan prinsip akuntansi yang berlaku.
Dalam rangka meningkatkan kompetensi pengelolaan akuntansi dan pelaporan keuangan, PT Petromine Energy Trading mengikuti Training PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap) yang diselenggarakan oleh DIORAMA SUKSES BERSINERGI sebagai training provider. Pelatihan dilaksanakan secara offline di Hotel Neo Kuta Legian, Bali, pada 1-2 Oktober 2026.
Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari bagaimana proses pengadaan aset tetap terhubung dengan Purchase Order, Goods Receipt, Invoice, Account Payable, hingga Payment Process. Peserta juga membahas proses pengakuan, kapitalisasi, penyusutan, pemeliharaan, hingga penghentian aset tetap.
Mengapa Kompetensi PSAK Semakin Penting?
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai hubungan Account Payable dan aset tetap dalam siklus akuntansi perusahaan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep PSAK terkait Account Payable dan aset tetap.
- Memahami hubungan Account Payable dan aset tetap dalam siklus akuntansi.
- Memahami proses pengadaan aset tetap hingga pembayaran kepada vendor.
- Menentukan pengakuan dan kapitalisasi aset tetap.
- Memahami komponen biaya perolehan aset tetap.
- Melakukan pencatatan Account Payable dan pengakuan aset tetap.
- Memahami proses capitalization dan klasifikasi aset.
- Memahami perhitungan dan pencatatan penyusutan aset tetap.
- Memahami perlakuan atas biaya setelah perolehan aset.
- Melakukan rekonsiliasi Account Payable, Fixed Asset Register, dan General Ledger.
Materi Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap)
1. Konsep PSAK Terkait Account Payable dan Aset Tetap
Peserta mempelajari konsep PSAK yang berkaitan dengan Account Payable dan aset tetap serta memahami hubungan keduanya dalam siklus akuntansi perusahaan.
Pembahasan mencakup bagaimana transaksi pembelian aset dapat menimbulkan kewajiban kepada vendor sebelum akhirnya dilakukan pembayaran.
2. Siklus Pengadaan Aset Tetap
Materi membahas alur pengadaan aset tetap mulai dari proses pemesanan hingga pembayaran.
Peserta mempelajari hubungan antara:
- Purchase Order.
- Goods Receipt.
- Invoice.
- Account Payable.
- Payment Process.
Pemahaman terhadap setiap tahapan membantu memastikan transaksi pembelian aset dapat ditelusuri dan dicatat secara tepat.
3. Pengakuan Aset Tetap dan Kriteria Kapitalisasi
Peserta mempelajari kapan suatu pengeluaran dapat diakui sebagai aset tetap dan kapan pengeluaran tersebut menjadi beban.
Pembahasan meliputi:
- Pengakuan aset tetap.
- Kriteria kapitalisasi.
- Cost Recognition.
- Capital Expenditure.
- Revenue Expenditure.
4. Komponen Biaya Perolehan Aset Tetap
Tidak semua biaya yang muncul dalam proses pembelian aset diperlakukan dengan cara yang sama. Peserta membahas berbagai komponen yang dapat berkaitan dengan biaya perolehan aset.
Materi mencakup:
- Invoice.
- Freight.
- Installation.
- Testing.
- Biaya langsung terkait.
5. Pencatatan Account Payable atas Pembelian Aset Tetap
Peserta mempelajari pencatatan transaksi Account Payable yang timbul dari pembelian aset tetap.
Pembahasan meliputi:
- Journal Entries.
- Vendor Liability.
- Fixed Asset Recognition.
- Hubungan pencatatan kewajiban dengan pengakuan aset.
6. Capitalization Process dan Asset Classification
Materi membahas proses kapitalisasi aset setelah transaksi pembelian dan biaya yang berkaitan dengan aset memenuhi kriteria pengakuan.
Peserta mempelajari:
- Capitalization Process.
- Asset Classification.
- Asset Numbering.
- Capital Work in Progress.
- Transfer ke Fixed Asset.
7. Depreciation Aset Tetap
Peserta mempelajari proses penyusutan aset tetap setelah aset siap digunakan.
Pembahasan meliputi:
- Useful Life.
- Residual Value.
- Depreciation Method.
- Penentuan tanggal mulai penyusutan.
- Hubungan penyusutan dengan pencatatan aset tetap.
7. Subsequent Expenditure dan Perubahan Nilai Aset
Materi membahas perlakuan akuntansi terhadap pengeluaran yang terjadi setelah aset tetap diperoleh.
Peserta mempelajari perbedaan antara:
- Maintenance.
- Repair.
- Improvement.
- Replacement.
- Impairment.
- Revaluation aset tetap.
8. Disposal, Rekonsiliasi, dan Internal Control
Peserta mempelajari proses ketika aset tetap sudah tidak digunakan atau perlu dikeluarkan dari pencatatan perusahaan.
Materi mencakup:
- Disposal.
- Retirement.
- Write-Off.
- Rekonsiliasi Account Payable dengan Fixed Asset Register.
- Rekonsiliasi dengan General Ledger.
- Internal Control.
Pembahasan ini membantu peserta memahami pentingnya kesesuaian antara catatan kewajiban, daftar aset tetap, dan pencatatan dalam buku besar.
9. Studi Kasus dan Simulasi Pencatatan Transaksi
Pada sesi terakhir, peserta melakukan pembahasan studi kasus dan simulasi pencatatan transaksi Account Payable dan aset tetap berdasarkan PSAK.
Simulasi digunakan untuk membantu peserta memahami alur transaksi secara lebih menyeluruh, mulai dari pembelian aset, pencatatan kewajiban kepada vendor, pengakuan aset, kapitalisasi, hingga proses pencatatan selanjutnya.
Jalannya Pelatihan dan Studi Kasus Mengenai PSAK

Diskusi Studi Kasus Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap)
Pelatihan selama dua hari berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta pembahasan transaksi dan studi kasus. Peserta aktif mengikuti pembahasan terutama pada hubungan antara Account Payable dengan pengakuan dan kapitalisasi aset tetap.
Pada salah satu sesi diskusi, peserta mengajukan pertanyaan mengenai transaksi pembelian aset tetap yang masih memiliki kewajiban kepada vendor.
“Jika perusahaan sudah menerima aset dan invoice dari vendor, tetapi pembayarannya belum dilakukan, bagaimana hubungan pencatatan Account Payable dengan pengakuan aset tetap?”
Instruktur menjelaskan bahwa transaksi perlu dilihat berdasarkan tahapan proses pengadaan dan kondisi aset. Ketika aset telah memenuhi kriteria pengakuan dan biaya yang berkaitan dapat diakui sebagai bagian dari aset, maka aset dapat dicatat sesuai perlakuan akuntansinya, sementara kewajiban kepada vendor dicatat sebagai Account Payable. Pembayaran kepada vendor kemudian menjadi tahapan berikutnya yang mengurangi kewajiban tersebut.
Dalam diskusi lainnya, peserta membahas kondisi ketika terdapat biaya freight, installation, dan testing dalam proses pengadaan aset.
Peserta kemudian diberikan studi kasus untuk menentukan biaya mana yang berkaitan dengan biaya perolehan aset dan bagaimana pencatatannya dalam transaksi Account Payable serta Fixed Asset.
Pembahasan tersebut membantu peserta memahami bahwa pencatatan tidak hanya berfokus pada nilai invoice, tetapi juga perlu melihat komponen biaya yang berkaitan dengan proses memperoleh dan menyiapkan aset.
Sharing Experience dari Peserta
Peserta dari PT Petromine Energy Trading mengikuti pelatihan secara aktif melalui diskusi dan simulasi transaksi. Pembahasan mengenai hubungan Account Payable dan aset tetap memberikan pemahaman bahwa kedua bagian tersebut saling berkaitan dalam proses akuntansi perusahaan.
Melalui studi kasus dan simulasi, peserta dapat melihat secara lebih jelas alur transaksi mulai dari pengadaan aset, penerimaan barang, invoice, pencatatan Account Payable, pengakuan aset tetap, hingga proses pembayaran dan rekonsiliasi.
Kesimpulan Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap)

Foto Bersama Peserta Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap)
Pelatihan PSAK: Hubungan Account Payable & Aset Tetap dilaksanakan selama dua hari bersama 2 peserta dari PT Petromine Energy Trading di Hotel Neo Kuta Legian, Bali telah memberikan pemahaman mengenai hubungan antara kewajiban kepada vendor dan pengelolaan aset tetap dalam siklus akuntansi perusahaan.
Melalui pembahasan konsep PSAK, siklus pengadaan, pengakuan dan kapitalisasi aset, komponen biaya perolehan, pencatatan Account Payable, depreciation, subsequent expenditure, disposal, hingga rekonsiliasi dan internal control, peserta memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai pencatatan transaksi Account Payable dan aset tetap.
FAQ Training PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap)
Q : Apa tujuan Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap)?
A : Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai penerapan PSAK terkait Account Payable dan Aset Tetap, mulai dari pengakuan dan pengukuran aset tetap, pencatatan transaksi pembelian aset melalui utang usaha, perhitungan penyusutan, hingga rekonsiliasi subledger dengan buku besar untuk mendukung pelaporan keuangan yang akurat dan akuntabel.
Q : Siapa yang perlu mengikuti Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap)?
A : Pelatihan ini direkomendasikan bagi Finance Manager, Accounting Manager, Staf Accounting, Staf Account Payable, Staf Aset Tetap, Staf Pajak, Staf Pengadaan, Internal Auditor, serta profesional lain yang terlibat dalam pencatatan, pengendalian, dan pelaporan transaksi utang usaha dan aset tetap.
Q : Apa manfaat mengikuti Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap)?
A : Peserta memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan PSAK pada pencatatan aset tetap dan utang usaha, mengidentifikasi hubungan antara transaksi pembelian aset dan kewajiban pembayaran, menghitung penyusutan, serta melakukan rekonsiliasi antara subledger dan buku besar. Kompetensi ini dapat mendukung organisasi dalam menyusun laporan keuangan yang lebih sistematis, akurat, dan sesuai standar akuntansi.
Q : Berapa lama durasi pelatihan?
A : Pelatihan berlangsung selama dua hari dan mencakup pembahasan teori, diskusi, serta studi kasus penerapan PSAK pada transaksi Account Payable dan Aset Tetap. Durasi pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta atau perusahaan.
Q : Bagaimana cara mendaftar Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap)?
A : Untuk mengikuti Pelatihan PSAK (Hubungan Account Payable & Aset Tetap), Anda dapat menghubungi +62 821-2346-3977 (Nona) sebagai Marketing Professional Diorama Sukses Bersinergi untuk memperoleh informasi mengenai jadwal, biaya, maupun pelaksanaan pelatihan-pelatihan lainnya. Anda juga dapat mengunjungi website resmi Diorama Sukses Bersinergi https://dsbanking.com/.