Category Archive Business

TRAINING BISNIS MINERAL DAN BATU BARA DALAM DINAMIKA INDUSTRI PERTAMBANGAN

TRAINING BISNIS MINERAL DAN BATU BARA DALAM DINAMIKA INDUSTRI PERTAMBANGAN

TRAINING BISNIS MINERAL DAN BATU BARA DALAM DINAMIKA INDUSTRI PERTAMBANGAN

Pelatihan Bisnis Mineral dan Batu Bara

Bagaimana sebuah kegiatan pertambangan mineral dan batu bara mampu beroperasi secara efisien, memberikan nilai ekonomi, sekaligus memenuhi tuntutan regulasi yang ketat? Proses pertambangan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan teknis di lapangan, tetapi juga melibatkan perencanaan bisnis, pengelolaan operasional, serta mitigasi risiko yang terstruktur dari tahap awal hingga penjualan produk. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif mengenai bisnis pertambangan mineral dan batu bara menjadi krusial, terutama bagi lembaga keuangan dan para pelaku usaha yang terlibat dalam rantai industri pertambangan.

Pengertian Bisnis Pertambangan Mineral dan Batu Bara

Bisnis pertambangan mineral dan batu bara merupakan rangkaian kegiatan yang mencakup perencanaan, eksplorasi, produksi, pengolahan, hingga pemasaran komoditas tambang dengan tujuan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya menuntut pemahaman teknis, tetapi juga kemampuan dalam aspek keuangan, regulasi, manajemen risiko, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Dalam praktiknya, bisnis pertambangan sering kali dihadapkan pada tantangan kompleks, seperti fluktuasi harga komoditas, risiko operasional, perubahan regulasi, serta kebutuhan pembiayaan yang besar. Tanpa pemahaman bisnis yang komprehensif, pengambilan keputusan dapat menjadi kurang tepat dan berpotensi menimbulkan kerugian finansial maupun risiko hukum.

Permasalahan dalam Bisnis Pertambangan

Kurangnya pemahaman terhadap model bisnis pertambangan mineral dan batu bara dapat berdampak signifikan. Kesalahan dalam analisis kelayakan proyek, pengelolaan keuangan, maupun mitigasi risiko dapat menyebabkan kegagalan proyek, pembengkakan biaya, hingga gangguan keberlanjutan usaha. Selain itu, ketidakpatuhan terhadap regulasi dan aspek lingkungan juga dapat menimbulkan sanksi hukum serta merusak reputasi perusahaan.

Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang terstruktur dan aplikatif mengenai bisnis pertambangan, khususnya bagi pihak perbankan dan lembaga pembiayaan yang terlibat langsung dalam pendanaan sektor ini.

Pentingnya Pelatihan Bisnis Mineral dan Batu Bara

Pelatihan Bisnis Mineral dan Batu Bara dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai aspek strategis dan operasional industri pertambangan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami prinsip dasar bisnis pertambangan mineral dan batu bara.
  2. Mengelola operasional proyek pertambangan secara efektif dan efisien.
  3. Memahami regulasi dan kepatuhan hukum yang berlaku di industri pertambangan.
  4. Menganalisis strategi pembiayaan dan pengelolaan keuangan di sektor pertambangan.
  5. Mengidentifikasi risiko dan menyusun strategi mitigasi dalam operasi pertambangan.
  6. Menganalisis studi kasus implementasi strategi bisnis di perusahaan pertambangan.
  7. Memahami perkembangan teknologi dan inovasi terbaru dalam industri pertambangan.
  8. Menerapkan prinsip pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
  9. Melakukan perencanaan dan pengembangan proyek pertambangan secara berkelanjutan.
  10. Memahami skema pembiayaan dalam bisnis pertambangan mineral dan batu bara.

Pelaksanaan Pelatihan

Pelatihan Bisnis Pertambangan Mineral dan Batu Bara telah dilaksanakan pada Senin, 29 Desember 2025, dan diikuti oleh peserta dari PT Bank KB Indonesia. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi peserta dalam memahami karakteristik bisnis pertambangan, khususnya dari perspektif pembiayaan dan manajemen risiko.

Bekerja sama dengan Diorama Training, pelatihan berlangsung dengan lancar dan interaktif. Para peserta secara aktif terlibat dalam diskusi, berbagi pengalaman, serta membahas berbagai studi kasus yang relevan dengan praktik pembiayaan dan pengelolaan proyek pertambangan di lapangan.

Materi Pelatihan yang Dibahas

Beberapa materi utama yang didiskusikan bersama trainer antara lain meliputi prinsip dasar bisnis pertambangan mineral dan batu bara, manajemen operasional proyek pertambangan, regulasi dan kepatuhan hukum, strategi pembiayaan, analisis risiko, studi kasus implementasi strategi bisnis, hingga teknologi dan inovasi terbaru dalam industri pertambangan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan lingkungan serta tanggung jawab sosial perusahaan dalam sektor pertambangan.

TRAINING BISNIS MINERAL DAN BATU BARA DALAM DINAMIKA INDUSTRI PERTAMBANGAN

Penutup

Bisnis pertambangan mineral dan batu bara merupakan sektor strategis dengan tingkat risiko dan kompleksitas yang tinggi. Pemahaman yang komprehensif terhadap aspek bisnis, keuangan, regulasi, dan keberlanjutan menjadi kunci keberhasilan dalam pengelolaan proyek pertambangan. Melalui pelatihan yang tepat, perusahaan dan institusi pendukung seperti perbankan dapat mengambil keputusan yang lebih akurat, meminimalkan risiko, serta mendukung pertumbuhan industri pertambangan yang berkelanjutan.

Apabila perusahaan Anda membutuhkan Training Bisnis Pertambangan Mineral dan Batu Bara untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan karyawan, silakan menghubungi tim marketing training kami melalui WhatsApp atau nomor telepon 0823 1144 5878 (Azmi) atau bisa kunjungi website kami di https://dsbanking.com/.

TRAINING BUILDING MANAGEMENT

TRAINING BUILDING MANAGEMENT

TRAINING BUILDING MANAGEMENT

Definisi

Building management adalah aktivitas yang melibatkan pengelolaan semua kebutuhan yang terkait dengan sebuah gedung atau properti. Hal ini meliputi jasa pengelolaan gedung, sistem-sistem teknis seperti HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning), sistem keamanan gedung, fasilitas, layanan kebersihan, dan aspek lain yang mempengaruhi operasi dan meningkatkan kenyamanan penghuni gedung.

Manfaat building management bagi pemilik gedung misalnya untuk perusahaan yang bergerak di bidang properti apartemen, antara lain dapat meningkatkan nilai properti, efisiensi operasional, meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kepuasan penghuni, selain itu dengan menggunakan building management diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang. 

Dengan pengelolaan yang baik, pemilik dapat menarik penyewa atau pembeli potensial dengan fasilitas yang lebih baik, meningkatkan tingkat okupansi, dan memperoleh pendapatan yang lebih stabil dari sewa atau penjualan unit. Selain itu, building management dapat membantu pemilik dalam menjaga dan meningkatkan kondisi fisik gedung, mengurangi risiko kerusakan atau kecelakaan, serta memastikan bahwa operasional gedung berjalan dengan lancar sesuai dengan standar yang ditetapkan.

GENERAL AFFAIR

Fungsi, Peran Dan Tanggung Jawab General Affair

  • Manajemen Administrasi
  • Pengelolaan Sumber Daya
  • Pengelolaan Fasilitas Dan Aset
  • Pengelolaan Lingkungan Kerja
  • Pengelolaan Transportasi Dan Logistik
  • Keamanan Dan Keselamatan
  • Komunikasi Dan Hubungan Internal

TRAINING BUILDING MANAGEMENT

Kegiatan training

Training Building Management dilaksanakan tanggal 18 Desember 2025 dengan peserta dari PT Mora Telematika Indonesia Tbk bekerjasama dengan Diorama Sukses Bersinergi dimulai pada pukul 09.15 WIB. Diawali dengan pembukaan oleh CS kemudian langsung masuk ke materi terkait dengan Building Management yang disampaikan oleh Trainer. Diawali dengan perkenalan diri trainer kepada para peserta. Setelah itu trainer masuk ke materi dengan menjelaskan apa itu General Affair dalam Building management. Dijelaskan dan disebutkan juga apa saja fungsi dan ruang lingkup pekerjaan dalam General Affair. Kemudian trainer memamparkan terkait Bagaimana Mengelola Aset Perusahaan seperti Pengelolaan Fasilitas kantor, Peralatan, Ruangan, Perabot dan keamanan. Setelah itu trainer menjelaskan BEP atas Investasi dan juga dijelaskan juga formula yang digunakan untuk menghitung BEP atas investasi.

Setelah ishoma. Trainer Kembali melanjutkan training dengan memapaerkan terkain Hierarki Dokumen dalam system Building Management. Kemudian dijelaskan juga oleh trainer apa saja aspek dalam Pemelihataan Peralatan Bangunan pada Building Management yaitu Pemeliharaan Panel, Genset, Trasportasi, Sistem Tata Udara dan Sistem Plumbing. Setelah itu trainer menjelaskan terkait dengan Fire Protection System Dimana ada beberapa aspek didalamnya yaitu Pemeriksaan Pompa Pemadam, Panel Kontrol, Tanki Air, Sprinkler dan Hydrant. Kemudian dijelaskan juga untuk perawatan Fire Protection System diantaranya pemeriksaan rutin, pembersihan, pemeriksaan instalasi pemipaan, kalibrasi dan update software. Setelah itu ada Fire Alarm System Dijelaskan fungsi dari Fire Protection System yaitu Deteksi kebakaran, pemberi informasi, pemberi peringatan, pengendalian akses dan evakuasi. 

jika anda atau perusahaan anda ada kebututuhan terkait pelatihan Building Management sebagai berikut, segera daftarkan sekarang juga dan bisa hubungi langsung tim  marketing kami +62 851-8665-7577 (Dian) atau bisa kunjungi website kami di https://dsbanking.com/.

PELATIHAN TATA KOTA DI ERA URBANISASI PESAT

PELATIHAN TATA KOTA DI ERA URBANISASI PESAT

PELATIHAN TATA KOTA DI ERA URBANISASI PESAT

Di tengah laju urbanisasi yang tidak terbendung, kota-kota modern menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari kemacetan yang melumpuhkan, pemukiman kumuh, hingga ancaman perubahan iklim. Dalam konteks ini, pelatihan tata kota (urban planning training) bukan lagi sekadar pelengkap administratif, melainkan kebutuhan mendesak bagi para pemangku kebijakan, praktisi, dan akademisi.

In House Training di Universitas Negeri Jakarta

Pada tanggal 17-18 Desember 2025, Universitas Negeri Jakarta mengadakan in house training bersama Lembaga pelatihan Diorama Sukses Bersinergi dengan judul Pelatihan Tata Kota. Pelatihan ini diselenggarakan di kampus A Universitas Negeri Jakarta. Peserta pelatihan adalah tim pengelola aset UNJ yang bertanggung jawab dalam pengelolaan asset dan perencanaan pembangunan kampus baik yang sudah terbangun maupun yang sedang dalam perencanaan.

Pelatihan berlangsung sangat menarik, terutama masalah perizinan. Hal ini karena memang masalah perizinan di Indonesia sangat rumit. Bahkan sekelas Universitas Negeri Jakarta yang notabene adalah milik pemerintah, proses mendapatkan perizinannya sangat Panjang. Itulah sebabnya pembangunan kampus terasa lambat. Diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini peserta dapat mengurus perizinan proyek pengembangan kampus dapat lebih cepat, efektif dan efisien.

Mengapa Pelatihan Tata Kota Sangat Penting?

Tata kota bukan hanya soal menggambar peta atau membangun gedung tinggi. Ini adalah seni dan sains dalam menyeimbangkan kebutuhan ruang dengan kualitas hidup manusia. Pelatihan yang terstruktur membantu para profesional untuk:

  • Adaptasi Teknologi Baru: Memahami penggunaan Geographic Information Systems (GIS) dan Big Data untuk memetakan dinamika penduduk.
  • Ketahanan Terhadap Bencana: Merancang kota yang tangguh (resilient cities) terhadap banjir, gempa bumi, dan kenaikan permukaan laut.
  • Pembangunan Berkelanjutan: Mengintegrasikan konsep Green Building dan transportasi publik yang rendah emisi.

Kurikulum Inti dalam Pelatihan Tata Kota

Sebuah program pelatihan yang efektif biasanya mencakup beberapa pilar utama guna memberikan pemahaman holistik:

1. Perencanaan Transportasi Terpadu

Pelatihan ini fokus pada konsep Transit Oriented Development (TOD), di mana pusat kegiatan masyarakat dibangun di sekitar titik transportasi massal untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

2. Manajemen Lingkungan Urban

Peserta diajarkan untuk mengelola Ruang Terbuka Hijau (RTH), sistem drainase perkotaan (Sistem Drainase Berkelanjutan), dan pengelolaan limbah yang efisien.

3. Aspek Hukum dan Kebijakan

Memahami regulasi seperti Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sangat krusial agar pembangunan tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.

4. Partisipasi Publik dan Sosial

Kota yang baik adalah kota yang inklusif. Pelatihan ini melatih peserta untuk melibatkan warga dalam proses pengambilan keputusan agar pembangunan tepat sasaran.

Silabus Pelatihan Tata Kota Bersama Diorama Sukses Bersinergi

Berikut adalah silabus pelatihan yang dilaksanakan, dengan beberapa modifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta:

  1. Dasar-Dasar Tata Kota: Prinsip Dasar dan Teori Perencanaan Tata Ruang.
  2. Regulasi dan Kebijakan: Kebijakan dan Regulasi Terkait Tata Kota dan Tata Ruang.
  3. Metodologi Perencanaan: Metode dan Teknik Dalam Perencanaan Tata Ruang.
  4. Analisis Kebutuhan dan Sumber Daya: Identifikasi Kebutuhan Masyarakat dan Sumber Daya Untuk Perencanaan Tata Ruang.
  5. Penyusunan Rencana Tata Ruang: Proses dan Teknik Penyusunan Rencana Tata Ruang yang Efektif.
  6. Implementasi dan Pengelolaan: Strategi untuk Mengimplementasikan dan Mengelola Rencana Tata Ruang.
  7. Studi Kasus Perencanaan Tata Kota: Analisis Kasus Nyata dalam Perencanaan Tata Kota.
  8. Evaluasi Rencana: Teknik untuk Mengevaluasi dan Menilai Efektifitas Rencana Tata Ruang.
  9. Inovasi dan Tren: Perkembangan Terbaru dalam Perencanaan Tata Ruang dan Tata Kota

Siapa yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Aparatur Sipil Negara (ASN): Terutama mereka yang berdinas di Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Perhubungan.
  • Arsitek dan Pengembang: Agar proyek pembangunan selaras dengan visi jangka panjang kota.
  • Akademisi dan Mahasiswa: Untuk memperbarui pengetahuan dengan tren urbanisme terbaru di lapangan.

Catatan Penting: Keberhasilan tata kota sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Pelatihan ini menjadi jembatan untuk menyamakan persepsi antara insinyur, ekonom, dan sosiolog.

PELATIHAN TATA KOTA DI ERA URBANISASI PESAT

Kesimpulan

Pelatihan tata kota adalah investasi jangka panjang. Kota yang dirancang dengan ilmu yang matang akan menghasilkan lingkungan yang lebih sehat, ekonomi yang lebih kuat, dan masyarakat yang lebih bahagia. Dengan membekali SDM melalui pelatihan yang tepat, kita sedang membangun fondasi bagi peradaban yang berkelanjutan.

Jika ingin mengikuti pelatihan yang sama atau sejenis, segera hubungi Diorama Sukses Bersinergi di:

Email               : dschoolbanking@gmail.com

Whatsapp       : 081318885447 (Isna)

Website          : https://dsbanking.com/    

PELATIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN HUKUM KETENAGAKERJAAN

PELATIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN HUKUM KETENAGAKERJAAN

PELATIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN HUKUM KETENAGAKERJAAN

Hubungan industrial adalah suatu sistem hubungan yang terbentuk antara para pelaku dalam proses produksi barang dan/atau jasa yang terdiri dari unsur pengusaha, pekerja/buruh, dan pemerintah yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (vide Pasal 1 angka 16 UU 13/2003).

Tujuan hubungan industrial adalah mengemban cita-cita proklamasi kemerdekaan Indonesia mewujudkan masyarakat adil Makmur dengan penciptaan ketenangan, ketenteraman, ketertiban, kegairahan kerja, serta ketenangan usaha, meningkatkan produksi atau produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta derajatnya sesuai dengan martabat manusia.

Pelatihan hubungan industrial dan hukum ketenagakerjaan merupakan salah satu program penting bagi perusahaan, serikat pekerja, maupun individu yang ingin memahami dinamika dunia kerja secara komprehensif. Hubungan industrial sendiri mencakup interaksi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam rangka menciptakan iklim kerja yang harmonis, produktif, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sementara itu, hukum ketenagakerjaan menjadi landasan normatif yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan kerja.

Perselisihan hubungan industrial adalah perbedaan pendapat yang mengakibatkan pertentangan antara pengusaha atau gabunganpengusaha dengan pekerja/buruh

atau serikat pekerja/serikat buruh karena adanya perselisihan mengenai hak, perselisihankepentingan, perselisihan pemutusan hubungan kerja dan perselisihan antar serikat pekerja/serikat buruh dalam satu Perusahaan (vide Pasal 1 angka 1 UU 2/2004)

Ciri-Ciri Hubungan Industrial adalah :

  1. Hubungan industrial mengakui dan meyakini bahwa pekerja bukan hanya sekedar mencari nafkah, melainkan bentuk pengabdian manusia kepada Tuhannya, sesamanya, masyarakat, bangsa dan negara.
  2. Pekerja bukan hanya sekedar faktor produksi belaka, tetapi sebagai manusia pribadi dengan segala harkat dan martabatnya.
  3. Didasarkan kepada kepentingan yang sama, yaitu kemajuan perusahaan.
  4. Setiap perbedaan pendapat harus diselesaikan dengan musyawarah guna mufakat secara kekeluargaan.
  5. Terdapat keseimbangan antara hak dan kewajiban para pihak dalam perusahaan.

Penyelesaian perselisihan terbagi menjadi 4 yaitu :

  1. Kemampuan melakukan negosiasi
  2. Menguasai pokok permasalahan
  3. Memiliki konsep penyelesaian dan menguasai prosedur, serta mekanisme penyelesaian perselisihan
  4. Memahami ketentuan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan, termasuk dan tidak terbatas ILO, Putusan MK RI dan referensi lainnya

Dasar hukum pemutusan hubungan kerja antara lain :

  1. UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UU 13/2003”) juncto UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang (“UU 6/2023”);
  2. Peraturan Pemerintah, khususnya PP No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja (“PP 35/2021”) dan PP terkait lainnya
  3. Peraturan perundang-undangan lainnya, dikorelasikan denganmaksud dan alasan PHK, termasuk dan tidak terbatas Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, HIR, RBG, Putusan MK RI, Konvensi ILO dan lainnya

Materi yang di bahas dalam pelatihan ini adalah :

  1. Pengantar hubungan industrial di Indonesia
  2. Prinsip-prinsip dasar hukum ketenagakerjaan
  3. Hak dan kewajiban pekerja serta pengusaha
  4. Bentuk-bentuk hubungan kerja dan perjanjian kerja
  5. Serikat pekerja atau serikat buruh dan perannya
  6. Perundingan bipatrit dan tripartite
  7. Penyusunan dan implementasi peraturan Perusahaan (PP) dan perjanjian kerja Bersama
  8. Mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial
  9. Peutusan hubungan kerja (PHK) dan hak-hak pekerja
  10. Peran lengkap penyelesaian perselisihan (PHI, Mediator, arbitrase)
  11. Tinjauan terhadap UU No.13 tahun 2023 dan UU Cipta Kerja
  12. Studi kasus sengketa ketenegakerjaan dan solusinya
  13. Strategi membangun hubungan industrial yang harmonis dan industrial
  14. Kepatuhan hukum dan manajemen risiko ketenagakerjaan
  15. Praktik negosiasi dan mediasi perselisihan tenaga kerja

PELATIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN HUKUM KETENAGAKERJAAN

Pelatihan Hubungan Industrial dan Hukum Ketenagakerjaan dilaksanakan tanggal 17-18 Desember 2025 bersama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium bekerjasama dengan Diorama Sukses Bersinersi, di hadiri oleh bapak Instruktur berpengalaman di bidang ketenagakerjaan. pelatihan berjalan dengan lancar dan peserta pun aktif menyampaikan permasalahan yang di hadapi di lingkungan pekerjaannya.

Secara keseluruhan, Pelatihan hubungan industrial dan hukum ketenagakerjaan bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman regulasi, mencegah konflik antara pekerja dan pengusaha, serta mendukung terciptanya hubungan kerja yang harmonis dan produktif. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan memperoleh kepercayaan diri, keterampilan strategis, serta kesiapan untuk menghadapi tantangan dalam pengembangan bisnis dengan pendekatan yang lebih profesional dan sistematis.

Jangan lewatkan kesempatan besar ini untuk menciptakan  tim yang profesional, segera daftarkan diri anda  dan tim terbaik dari perusahaan anda dalam pelatihan Hubungan Industrial dan Hukum Ketenagakerjaan  dan jadilah citra positif dan Karyawan yang handal.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Isna +62 81318885447 atau dapat langsung mengunjungi website kami https://dsbanking.com/.

TRAINING RAB KONSTRUKSI

TRAINING RAB KONSTRUKSI

TRAINING RAB KONSTRUKSI

Pelatihan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Konstruksi yang diselenggarakan oleh Diorama Sukses Bersinergi telah berjalan dengan baik pada 10–11 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh satu peserta personal, dengan instruktur utama seorang praktisi dan akademisi berpengalaman di bidang manajemen dan perencanaan biaya konstruksi.

Meskipun jumlah peserta terbatas, pelatihan berlangsung secara efektif, intensif, dan interaktif. Situasi kelas yang lebih personal memungkinkan peserta untuk berdiskusi secara mendalam, khususnya terkait permasalahan nyata yang sering dihadapi dalam penyusunan RAB di proyek konstruksi. Instruktur dapat secara langsung menyesuaikan materi dan contoh perhitungan dengan kebutuhan peserta, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih fokus dan aplikatif.

Latar Belakang Pelatihan

Dalam industri konstruksi yang semakin kompetitif dan kompleks, kemampuan menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara tepat dan akurat merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan proyek. Kesalahan kecil dalam perhitungan volume, harga satuan, atau asumsi biaya dapat berdampak besar, mulai dari pembengkakan anggaran, keterlambatan proyek, hingga penurunan mutu pekerjaan.

Banyak permasalahan proyek terjadi bukan karena kesalahan teknis di lapangan, melainkan akibat perencanaan biaya yang kurang matang. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang kuat terkait gambar kerja, spesifikasi teknis, metode perhitungan volume, serta analisis harga satuan pekerjaan. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi tersebut agar mampu menyusun RAB yang realistis, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Diorama Sukses Bersinergi menghadirkan instruktur yang berpengalaman langsung dalam proyek konstruksi, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berdasarkan praktik terbaik di lapangan dan standar industri konstruksi.

Materi Pelatihan

Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan materi yang disusun secara sistematis, mulai dari konsep dasar hingga penerapan praktis melalui studi kasus. Pokok-pokok materi yang dibahas antara lain:

  • Dasar-Dasar Penyusunan RAB Konstruksi: Pemahaman konsep RAB, fungsi RAB dalam proyek, serta peran RAB dalam pengendalian biaya.
  • Pemahaman Gambar Kerja dan Spesifikasi Teknis: Cara membaca dan menginterpretasikan gambar kerja serta spesifikasi sebagai dasar perhitungan volume dan biaya.
  • Teknik Menghitung Volume Pekerjaan (Take-Off): Metode perhitungan volume pekerjaan secara sistematis dan akurat.
  • Analisis Harga Satuan Pekerjaan: Penyusunan harga satuan berdasarkan komponen material, tenaga kerja, dan alat.
  • Perhitungan Kebutuhan Material dan Tenaga Kerja: Menentukan kebutuhan sumber daya sesuai metode pelaksanaan pekerjaan.
  • Penyusunan Bill of Quantity (BOQ): Penyusunan daftar kuantitas pekerjaan sebagai dasar penyusunan total anggaran.
  • Penyusunan Total RAB dan Strategi Estimasi Biaya: Integrasi seluruh komponen biaya menjadi RAB yang komprehensif.
  • Evaluasi Penawaran dan Studi Kasus Proyek Konstruksi: Analisis perbandingan biaya dan pembahasan contoh proyek nyata.
  • Kesalahan Umum dalam Penyusunan RAB: Identifikasi kesalahan yang sering terjadi dan cara menghindarinya.
  • Penerapan RAB pada Berbagai Jenis Proyek: Penyesuaian RAB untuk proyek gedung, infrastruktur, dan pekerjaan konstruksi lainnya.

Materi disampaikan secara praktis dan aplikatif, disertai contoh perhitungan serta pembahasan kasus yang sering ditemui di lapangan.

Suasana Pelatihan

Pelatihan dilaksanakan pukul 09.00–15.00 WIB setiap harinya. Hari pertama difokuskan pada pemahaman dasar RAB, pembacaan gambar kerja, serta teknik perhitungan volume dan harga satuan. Hari kedua diisi dengan latihan penyusunan RAB berbasis studi kasus dan pembahasan kesalahan umum dalam estimasi biaya.

Dengan format kelas kecil, interaksi antara peserta dan instruktur berlangsung sangat intens. Peserta dapat langsung mengajukan pertanyaan, mendiskusikan kendala yang dihadapi, serta mendapatkan arahan teknis yang spesifik sesuai kebutuhan proyek yang pernah atau sedang ditangani.

Manfaat Pelatihan

Melalui Training RAB Konstruksi ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan fungsi RAB dalam proyek konstruksi
  • Menghitung volume pekerjaan secara akurat
  • Menyusun analisis harga satuan yang realistis
  • Menghindari kesalahan umum dalam estimasi biaya
  • Menyusun RAB yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan
  • Meningkatkan efisiensi dan pengendalian biaya proyek

Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung keberhasilan proyek serta meningkatkan profesionalisme peserta dalam bidang estimasi dan perencanaan biaya konstruksi.

TRAINING RAB KONSTRUKSI

Pelatihan Training RAB Konstruksi ini memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat dan relevan bagi peserta. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam pekerjaan dan membantu meningkatkan kualitas perencanaan biaya proyek konstruksi.

Diorama Sukses Bersinergi mengundang para profesional dan perusahaan yang membutuhkan peningkatan kompetensi di bidang perencanaan dan estimasi biaya konstruksi untuk bergabung pada program pelatihan berikutnya.

📞 Informasi & Pendaftaran :
Azmi : +62 823-1144-5878
Website : https://dsbanking.com/

TRAINING BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT

TRAINING BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT (BCM) 

TRAINING BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT

Pelatihan Business Continuity Management (BCM) yang diselenggarakan pada tanggal 11–12 Desember 2025 bersama Diorama Sukses Bersinergi bekerjasama dengan PT Surveyor Indonesia (Persero). merupakan kegiatan peningkatan kompetensi yang dirancang untuk membantu perusahaan memahami bagaimana mempertahankan operasional saat terjadi gangguan, krisis, ataupun kondisi darurat yang tidak terduga. Dalam era bisnis modern yang

penuh risiko, setiap perusahaan wajib memiliki rencana kesinambungan bisnis yang kuat agar tetap bisa beroperasi secara optimal meskipun menghadapi situasi kritis seperti bencana alam, gangguan teknologi, serangan siber, krisis operasional, maupun pandemi.

Sebagai Customer Service Kelasinstruktur, saya Ratna Lukita, bertugas mendampingi peserta selama kegiatan, mulai dari sesi pembukaan, pengecekan kehadiran, membantu menyiapkan

kebutuhan peserta, menanggapi pertanyaan selama pelatihan, hingga sesi penutupan. Laporan ini

disusun untuk memberikan gambaran lengkap mengenai jalannya pelatihan, motivasi peserta, masalah yang mereka hadapi di lapangan, solusi yang diberikan trainer, serta manfaat yang diperoleh setelah mengikuti pelatihan BCM.

Pelatihan BCM ini menjadi sangat penting karena perusahaan dituntut memiliki kemampuan untuk bertahan dan tetap menjalankan fungsi kritis meski berada dalam situasi sulit. Tanpa

perencanaan yang baik, perusahaan berisiko mengalami kerugian besar, kehilangan pelanggan, menurunnya reputasi, dan bahkan terhentinya operasional secara menyeluruh. Karena itu, keberadaan

pelatihan BCM ini diharapkan dapat membantu perusahaan menyusun strategi mitigasi risiko dan rencana pemulihan bisnis yang efektif.

Motivasi Peserta Mengikuti Pelatihan

Peserta yang hadir pada pelatihan BCM ini berasal dari berbagai divisi perusahaan, termasuk HR, IT, operasional, keamanan, divisi risiko, dan manajemen umum. Motivasi mereka mengikuti

pelatihan ini cukup beragam, namun sebagian besar memiliki kesamaan tujuan, yaitu:

1. Meningkatkan etos kerja dan kompetensi dalam manajemen risiko bisnis

Banyak peserta ingin memahami bagaimana cara perusahaan tetap berjalan meskipun menghadapi krisis besar.

2. Memperkuat sistem internal perusahaan

Beberapa peserta mengaku perusahaan mereka belum memiliki rencana BCM yang tertulis dan terstruktur. Hal ini berpotensi menimbulkan kekacauan ketika terjadi gangguan bisnis.

3. Mengikuti perkembangan standar internasional BCM

Peserta ingin memahami standar seperti ISO 22301, yang mengatur sistem manajemen kelangsungan bisnis.

4. Mengurangi risiko kerugian perusahaan

Peserta menyadari bahwa tanpa rencana BCM, perusahaan sangat rentan mengalami kerugian finansial, operasional, dan reputasi.

5. Menghadapi permasalahan nyata yang mereka alami Misalnya:

    • gangguan jaringan internet yang membuat aktivitas kantor terhenti,
    • masalah data center,
    • serangan malware,
    • bencana alam seperti banjir,
    • sistem operasional gagal

Pelatihan BCM ini menjadi sarana yang tepat untuk menjawab kebutuhan mereka.

Permasalahan yang Dihadapi Peserta / Perusahaan

Melalui diskusi dan interaksi selama pelatihan, beberapa permasalahan umum yang sering dialami perusahaan terungkap. Berikut adalah beberapa masalah yang paling sering disebutkan

peserta:

1. Tidak adanya dokumen Business Continuity Plan (BCP) yang jelas

Banyak perusahaan belum memiliki dokumen BCP yang formal, sehingga ketika terjadi gangguan, tidak ada pedoman tindakan yang jelas.

2. Ketergantungan besar pada teknologi tanpa backup memadai

Masalah seperti server down, internet rusak, atau sistem error menjadi penghambat besar bagi operasional perusahaan.

3. Kurangnya pemahaman mengenai proses manajemen risiko

Beberapa peserta mengaku tidak memahami metode identifikasi risiko, analisis risiko, dan penilaian dampak bisnis.

4. Proses pemulihan yang lambat saat terjadi krisis

Karena tidak adanya struktur komando yang jelas, proses penanganan krisis menjadi kacau.

5. Tidak adanya tim khusus yang menangani keberlangsungan bisnis

Beberapa perusahaan hanya mengandalkan divisi IT, padahal BCM melibatkan banyak divisi lain seperti HR, operasional, dan manajemen aset.

6. Minimnya simulasi atau uji coba rencana BCM

Walaupun ada beberapa perusahaan yang memiliki dokumen BCM, rencana tersebut tidak pernah diuji sehingga tidak diketahui apakah rencana tersebut efektif.

Tantangan-tantangan ini menunjukkan perlunya pelatihan BCM agar perusahaan mampu mengantisipasi berbagai risiko dengan lebih baik.

Solusi dari Diorama Sukses Bersinergi

Untuk menjawab seluruh permasalahan tersebut, trainer dari Diorama Sukses Bersinergi memberikan berbagai solusi terstruktur yang dapat diterapkan oleh masing-masing perusahaan:

1. Pemahaman lengkap mengenai konsep BCM dan standar internasional

Peserta mempelajari prinsip-prinsip BCM dan struktur ISO 22301 sebagai acuan penyusunan sistem manajemen kelangsungan bisnis.

2. Penyusunan Business Impact Analysis (BIA)

Peserta diajak memahami bagaimana mengidentifikasi fungsi bisnis kritis, menilai dampaknya bila terganggu, serta menentukan prioritas pemulihan.

3. Pengenalan metode Risk Assessment

Trainer membimbing peserta melakukan identifikasi risiko, analisis risiko, dan menentukan tingkat urgensi untuk ditangani.

4. Penyusunan Business Continuity Plan (BCP) Peserta belajar membuat rencana BCP yang meliputi:

    • strategi pemulihan,
    • peran dan tanggung jawab tim,
    • alur komunikasi krisis,prosedur pemulihan operasional

5. Simulasi penerapan BCP

Peserta diarahkan mengikuti studi kasus sehingga mereka bisa mempraktikkan bagaimana perusahaan harus bertindak ketika terjadi gangguan.

6. Pendampingan dan diskusi interaktif

Trainer memberikan waktu khusus untuk membahas masalah yang dialami peserta, termasuk memberikan solusi yang realistis dan mudah diterapkan.

Dengan solusi tersebut, peserta lebih siap dalam menghadapi risiko operasional dan lebih memahami pentingnya kesinambungan bisnis.

Testimoni Peserta

Beberapa peserta memberikan komentar positif setelah mengikuti pelatihan BCM:

“Pelatihannya sangat membuka wawasan kami tentang pentingnya rencana kesinambungan bisnis. Banyak hal yang sebelumnya tidak kami sadari.”

“Materi disampaikan dengan jelas, dan studi kasusnya sangat membantu kami memahami bagaimana menerapkan BCM di perusahaan. Trainer sangat berpengalaman dan memberikan panduan yang mudah diterapkan.”

Manfaat Pelatihan BCM

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami struktur BCM secara
  2. Menyusun BIA dan BCP yang terukur dan
  3. Membangun tim kelangsungan bisnis di
  4. Mampu merespon krisis dengan cepat dan
  5. Mengurangi risiko kerugian perusahaan, baik finansial maupun non-
  6. Meningkatkan reputasi perusahaan dengan memiliki sistem BCM yang
  7. Mengoptimalkan proses pemulihan operasional
  8. Meningkatkan kesiapsiagaan perusahaan dalam menghadapi ancaman masa

Pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern yang menuntut perusahaan lebih tangguh, adaptif, dan siap menghadapi perubahan.

Bagi perusahaan atau individu yang ingin meningkatkan kompetensi dalam Business Continuity Management, menyusun rencana BCP, atau membutuhkan pelatihan serupa, silakan menghubungi tim marketing kami +62 813-1888-5447 (Isna) atau melalui website resmi https://dsbanking.com/.

Kami siap membantu perusahaan Anda untuk menjadi lebih kuat, siap menghadapi risiko, dan memiliki rencana kesinambungan bisnis yang profesional sesuai standar.

TRAINING FUNDAMENTAL GOVERNMENT RELATIONS

TRAINING FUNDAMENTAL GOVERNMENT RELATIONS

DEFINISI

Pelatihan Fundamental Government Relations dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya hubungan yang efektif antara sektor swasta dan pemerintah. Government Relations (GR) adalah salah satu aspek yang krusial dalam dunia bisnis, karena dapat mempengaruhi keputusan kebijakan yang berdampak pada operasional dan kelangsungan hidup perusahaan. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola hubungan dengan instansi pemerintah secara efektif, membangun kemitraan strategis, dan berkomunikasi dengan pemerintah untuk mendukung tujuan perusahaan.

Pelatihan ini mencakup berbagai topik mengenai prinsip dasar hubungan pemerintah, regulasi yang mempengaruhi industri, teknik-teknik komunikasi dengan pemerintah, serta etika dalam berinteraksi dengan pejabat publik. Dengan menggunakan studi kasus dan latihan praktis, peserta akan mempelajari cara membangun hubungan yang kuat dengan pemerintah dan memanfaatkan GR untuk mempengaruhi kebijakan yang relevan dengan industri atau organisasi.

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan sertifikasi Fundamental Government Relations yang mengakui kompetensi mereka dalam membangun dan mengelola hubungan yang efektif dengan pemerintah.

TUJUAN

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  • Memahami prinsip dasar dan konsep government relations (GR) serta peranannya dalam bisnis dan organisasi.
  • Mengidentifikasi peran pemerintah dalam regulasi industri dan kebijakan yang memengaruhi bisnis.
  • Menyusun strategi untuk membangun hubungan yang efektif dengan instansi pemerintah, baik di tingkat lokal maupun nasional.
  • Mengembangkan keterampilan komunikasi yang tepat untuk berinteraksi dengan pejabat pemerintah dan pemangku kepentingan.
  • Memahami etika dalam government relations serta dampaknya terhadap reputasi organisasi.
  • Menerapkan teknik-teknik lobby yang sah dan etis dalam upaya mempengaruhi kebijakan yang mendukung tujuan perusahaan.

SASARAN PESERTA

Pelatihan ini ditujukan untuk:

  • Manajer Hubungan Pemerintah (Government Relations Manager): Pekerja yang bertanggung jawab atas pengelolaan hubungan dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.
  • Konsultan Hubungan Pemerintah: Profesional yang memberikan layanan konsultasi dalam membangun dan mengelola hubungan dengan pemerintah.
  • Staf Komunikasi dan Pemasaran: Pekerja yang terlibat dalam pengelolaan komunikasi dengan pemerintah dan publik untuk mendukung tujuan perusahaan.
  • Pemimpin dan Pengusaha: Individu yang memiliki atau mengelola perusahaan dan perlu membangun hubungan yang efektif dengan pemerintah untuk kelancaran operasional.
  • Staf Hukum dan Kebijakan Publik: Profesional yang bekerja dengan kebijakan publik dan regulasi yang mempengaruhi bisnis dan industri.

MATERI

Pengenalan Government Relations

  • Definisi dan Konsep Government Relations: Memahami apa itu Government Relations dan mengapa hubungan yang efektif dengan pemerintah sangat penting untuk kesuksesan organisasi.
  • Tujuan dan Manfaat Government Relations dalam Bisnis: Menyusun tujuan yang ingin dicapai melalui hubungan dengan pemerintah, termasuk mempengaruhi kebijakan, mematuhi regulasi, dan membangun reputasi organisasi.
  • Regulasi dan Kebijakan Pemerintah yang Mempengaruhi Bisnis: Menyusun gambaran umum tentang berbagai regulasi yang mempengaruhi sektor industri dan bagaimana GR dapat membantu organisasi mematuhi kebijakan tersebut.

Membangun Hubungan dengan Pemerintah

  • Mengidentifikasi Pemangku Kepentingan Pemerintah: Teknik untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang relevan di pemerintah, baik di tingkat lokal, regional, atau nasional, yang dapat memengaruhi operasional dan kebijakan organisasi.
  • Membangun Kemitraan Strategis dengan Pemerintah: Menyusun strategi untuk membangun hubungan yang kuat dan saling menguntungkan dengan berbagai pihak di pemerintahan.
  • Teknik Negosiasi dan Lobbying yang Etis: Memahami cara melakukan lobbying secara sah dan etis untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah yang berdampak pada organisasi.

Strategi Komunikasi dalam Government Relations

  • Komunikasi Efektif dengan Pemerintah: Teknik untuk berkomunikasi secara efektif dengan pejabat pemerintah dan instansi terkait, termasuk dalam menyampaikan posisi dan kepentingan organisasi.
  • Membangun Reputasi Positif dengan Pemerintah: Menyusun cara untuk memastikan bahwa komunikasi dengan pemerintah menciptakan citra positif organisasi, serta memelihara hubungan jangka panjang.
  • Menangani Krisis dan Isu Publik yang Melibatkan Pemerintah: Teknik untuk menangani situasi krisis atau isu publik yang melibatkan pemerintah dan menjaga hubungan yang tetap profesional dan positif.

Etika dalam Government Relations

  • Etika dalam Berinteraksi dengan Pemerintah: Memahami pentingnya etika dalam government relations untuk menjaga integritas organisasi dan kepatuhan terhadap hukum.
  • Menghindari Konflik Kepentingan: Menyusun langkah-langkah untuk menghindari situasi yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dalam hubungan dengan pejabat pemerintah.
  • Kepatuhan terhadap Regulasi Anti-Korupsi dan Lobbying: Memahami regulasi yang mengatur aktivitas lobbying dan bagaimana memastikan bahwa kegiatan GR dilakukan dengan cara yang sah.

Mengelola Pengaruh Kebijakan Pemerintah

  • Menganalisis Kebijakan Pemerintah dan Dampaknya: Menyusun teknik untuk menganalisis kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan mempelajari dampaknya terhadap sektor industri atau organisasi.
  • Strategi Menghadapi Perubahan Kebijakan Pemerintah: Menyusun strategi untuk beradaptasi dengan perubahan kebijakan dan regulasi yang memengaruhi industri dan operasi organisasi.
  • Meningkatkan Akses dan Keterlibatan dengan Pembuat Kebijakan: Teknik untuk meningkatkan akses kepada pembuat kebijakan dan berperan aktif dalam proses pembuatan kebijakan yang relevan dengan organisasi.

Studi Kasus dan Aplikasi Praktis

  • Studi Kasus dalam Government Relations: Pembahasan studi kasus nyata mengenai tantangan yang dihadapi dalam hubungan pemerintah dan solusi yang diterapkan oleh organisasi.
  • Simulasi Komunikasi dan Negosiasi dengan Pemerintah: Latihan praktis untuk mempraktikkan komunikasi dan negosiasi dengan pejabat pemerintah dalam situasi yang realistis.
  • Evaluasi dan Penyempurnaan Strategi GR: Latihan untuk mengevaluasi efektivitas strategi government relations yang diterapkan oleh organisasi dan merumuskan perbaikan yang diperlukan.

METODE

Pelatihan ini akan disampaikan menggunakan berbagai metode yang bertujuan untuk memaksimalkan pemahaman dan keterampilan peserta:

  • Presentasi: Penjelasan teori mengenai dasar-dasar government relations dan pentingnya hubungan dengan pemerintah.
  • Latihan Praktis: Aktivitas langsung yang memungkinkan peserta untuk mempraktikkan keterampilan komunikasi dan negosiasi dengan pemerintah.
  • Studi Kasus: Pembahasan studi kasus nyata mengenai tantangan dalam government relations dan solusi yang diterapkan.
  • Simulasi Negosiasi dan Lobbying: Simulasi untuk membantu peserta berlatih melakukan negosiasi dan lobbying yang sah dan etis dengan pejabat pemerintah.
  • Sesi Tanya Jawab: Memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam membangun hubungan dengan pemerintah.

Kami juga terbuka untuk menyesuaikan metode pelatihan sesuai dengan kebutuhan peserta.

TRAINING FUNDAMENTAL GOVERNMENT RELATIONS

INSTRUKTUR 

Instruktur yang mengajar pelatihan ini adalah instruktur yang berkompeten di bidangnya dengan baik, datang dari kalangan akademisi, praktisi maupun profesional. Kami sangat terbuka jika anda ingin berkomunikasi terlebih dahulu dengan tim trainer sehingga outline materi dapat disesuaikan dengan outcome kompetensi yang diharapkan.

 

Jadwal Training PT Diorama Sukses Bersinergi  Tahun 2026

  • Training Bulan Januari : 13-14 Januari 2026
  • Training Bulan Februari : 10-11 Februari 2026
  • Training Bulan Maret : 10-11 Maret 2026
  • Training Bulan April : 21-22 April 2026
  • Training Bulan Mei : 19-20 Mei 2026
  • Training Bulan Juni : 23-24 Juni 2026
  • Training Bulan Juli : 12-13 Juli 2026
  • Training Bulan Agustus : 11-12 Agustus 2026
  • Training Bulan September : 15-16 September 2026
  • Training Bulan Oktober : 20-21 Oktober 2026
  • Training Bulan November : 17-18 November 2026
  • Training Bulan Desember : 15-16 Desember 2026

Catatan: Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Peserta dapat mengajukan tanggal pelaksanaan pelatihan.

LOKASI 

REGULER TRAINING

  • Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro (6.000.000 IDR / participant)
  • Jakarta, Hotel Amaris Tendean (6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung, Hotel Golden Flower (6.500.000 IDR / participant)
  • Bali, Hotel Ibis Kuta (7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok, Hotel Jayakarta (7.500.000 IDR / participant)

ONLINE TRAINING VIA ZOOM

INVESTASI 

  • Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta?

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

FAQ tentang Dsbanking

Q : Berapa minimal running pelatihan ini ?
A : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta, tetapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan peserta

Q : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
A : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien

Q : Dimana saja pelatihan biasanya di selenggarakan?
A : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia

Q : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
A : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas

Q : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
A : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

Q : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
A : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien.

 

Materi, Lokasi dan Jadwal Pelatihan Bisa Berubah Sewaktu-waktu dan disesuaikan Dengan Kondisi Peserta, dimohon untuk Melakukan Konfirmasi untuk Segala Bentuk Perubahan, agar Tidak Terjadi Miskomunikasi. Segera Daftar Pelatihan, Diskon Menarik hanya Bulan Ini.

TRAINING EXPORT IMPORT PROCEDURES

TRAINING EXPORT IMPORT PROCEDURES

TRAINING EXPORT IMPORT PROCEDURES

Apakah perusahaan Anda sering menghadapi tantangan dalam proses pengiriman barang ke luar negeri, keterlambatan dokumen, kendala bea cukai, atau kesalahan prosedur yang menyebabkan biaya tambahan? Di era perdagangan global, kemampuan memahami dan menjalankan prosedur ekspor-impor secara tepat, cepat, dan sesuai regulasi merupakan kunci penting bagi kelancaran rantai pasok internasional.

Prosedur ekspor-impor bukan hanya sekadar kegiatan pengiriman barang, tetapi mencakup proses administratif, legalitas, logistik, hingga kepatuhan terhadap aturan masing-masing negara. Kesalahan kecil dalam pengurusan dokumen dapat menimbulkan risiko penundaan, penalti, bahkan penolakan barang. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif mengenai export-import procedures menjadi kebutuhan strategis bagi perusahaan yang bergerak dalam perdagangan internasional.

Pelatihan “Export Import Procedures” dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tahapan, dokumen, regulasi, dan praktik terbaik dalam menjalankan kegiatan ekspor dan impor. Peserta akan mempelajari langkah demi langkah mulai dari persiapan dokumen, pemilihan moda transportasi, pengurusan bea cukai, hingga pengendalian risiko agar transaksi perdagangan berjalan aman dan efisien.

MATERI YANG DIBAHAS DALAM TRAINING INI

  • Pengenalan Ekspor dan Impor

Pada tahap awal, peserta akan memahami konsep dasar ekspor-impor, istilah-istilah penting dalam perdagangan internasional, serta peran pihak-pihak terkait seperti eksportir, importir, freight forwarder, shipping line, hingga agen bea cukai. Sesi ini membahas kerangka regulasi global seperti WTO, perjanjian dagang, serta regulasi nasional yang mengatur kegiatan ekspor dan impor.

  • Dokumen Penting dalam Proses Export-Import

Dokumen adalah bagian paling krusial dalam perdagangan internasional. Peserta akan mempelajari jenis dan fungsi dokumen seperti:

  • Invoice
  • Packing List
  • Bill of Lading/AWB
  • Certificate of Origin
  • Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)
  • Pemberitahuan Impor Barang (PIB)
  • Insurance Certificate
  • LC Document (Letter of Credit)

Sesi ini membahas bagaimana menyiapkan dokumen secara benar agar tidak terjadi kesalahan yang berpotensi menghambat proses pengiriman.

  • Prosedur Ekspor Barang

Peserta akan memahami alur ekspor mulai dari negosiasi dengan buyer, kesepakatan Incoterms, persiapan barang, pemilihan metode pembayaran, pengurusan PEB melalui sistem customs, hingga proses stuffing dan pengapalan barang. Materi ini juga membahas standar keamanan dan kepatuhan (compliance) dalam ekspor seperti ketentuan larangan dan pembatasan barang.

  • Prosedur Impor Barang

Bagian ini mengulas langkah-langkah impor mulai dari purchase order, kesesuaian HS Code, perhitungan pajak impor, hingga proses clearance barang di bea cukai. Peserta juga akan mempelajari bagaimana menghindari kesalahan deklarasi, memilih jalur pemeriksaan (merah, kuning, hijau), serta memastikan barang dapat keluar dari pelabuhan tanpa hambatan.

  • Penjelasan Incoterms dalam Perdagangan Internasional

Incoterms menjadi dasar pembagian tanggung jawab antara eksportir dan importir. Peserta akan mempelajari secara detail istilah seperti EXW, FOB, CIF, DAP, DDP, dan lainnya. Materi ini memberikan pemahaman tentang siapa yang menanggung biaya, risiko, dan kewajiban pada setiap tahapan pengiriman.

  • Pengurusan Kepabeanan dan Pajak

Sesi ini mengajarkan bagaimana menghitung bea masuk, PPN impor, PPh impor, serta biaya lainnya. Peserta belajar menggunakan sistem online customs, memahami ketentuan audit kepabeanan, serta mengelola kepatuhan agar tidak terkena sanksi atau pemeriksaan tambahan.

  • Manajemen Risiko dalam Export-Import

Setiap transaksi internasional memiliki risiko seperti kerusakan barang, fluktuasi kurs, keterlambatan kapal, hingga risiko gagal bayar. Pelatihan ini membahas strategi mitigasi risiko menggunakan asuransi kargo, hedging, pemilihan vendor yang tepat, serta metode pembayaran internasional yang aman.

  • Kolaborasi dengan Pihak Logistik dan Freight Forwarder

Peserta akan mempelajari cara memilih mitra logistik yang tepat, memahami perbedaan antara shipping line, NVOCC, dan forwarder, serta teknik negosiasi harga pengiriman. Materi ini juga mencakup proses tracking, koordinasi jadwal kapal, hingga penyusunan timeline pengiriman.

  • Studi Kasus Proses Ekspor dan Impor

Untuk memperdalam pemahaman, peserta akan menganalisis contoh transaksi ekspor-impor nyata, mulai dari tahap penawaran hingga barang tiba di negara tujuan. Peserta dapat melihat bagaimana prosedur yang tepat mampu mengurangi kesalahan, mempercepat proses, dan menekan biaya operasional.

TRAINING EXPORT IMPORT PROCEDURES

Pelatihan Export Import Procedures dilaksanakan pada tanggal 9 – 10 Desember 2025, diselenggarakan oleh Diorama Sukses Bersinergi dan diikuti oleh peserta dari PT Pasoka Sumber Karya. Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif, di mana peserta terlibat aktif melalui diskusi, latihan analis, hingga penyusunan rekomendasi pembiayaan, serta berbagi pengalaman praktik terbaik dalam proses pengelolaan export import.

Pelatihan ini disajikan secara interaktif dengan kombinasi teori, simulasi dokumen, serta studi kasus lapangan. Dengan pembelajaran yang komprehensif, peserta diharapkan mampu melaksanakan proses ekspor-impor secara profesional, mematuhi peraturan, dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan

Mengikuti pelatihan “Export Import Procedures” merupakan langkah tepat bagi organisasi Anda untuk memperkuat kemampuan dalam menghadapi tantangan perdagangan global. Pemahaman yang tepat akan membantu perusahaan menjalankan aktivitas ekspor-impor secara aman, cepat, dan sesuai regulasi.

Jika Anda ingin meningkatkan kualitas operasional ekspor-impor perusahaan Anda, pelatihan ini adalah solusi strategis untuk memastikan kegiatan perdagangan internasional berjalan lancar, akurat, dan efisien

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi 082311445876 (Azmi) atau kunjungi website resmi kami di https://dsbanking.com/.

TRAINING LEGAL FOR NON LEGAL

DESKRIPSI PELATIHAN LEGAL FOR NON LEGAL

Pelatihan Legal for Non Legal dirancang untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai aspek-aspek hukum yang sering ditemui dalam aktivitas bisnis dan pekerjaan sehari-hari. Program ini membantu peserta dari latar belakang non-hukum memahami konsep dasar hukum, struktur regulasi, prinsip kontrak, kewajiban hukum, serta potensi risiko yang dapat muncul dalam pengambilan keputusan. Melalui penjelasan yang mudah dipahami dan studi kasus praktis, peserta belajar mengidentifikasi isu legal, berkomunikasi efektif dengan tim hukum, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan. Pelatihan ini penting untuk meminimalkan risiko sengketa dan meningkatkan kualitas keputusan bisnis.

TUJUAN PELATIHAN LEGAL FOR NON LEGAL

  1. Memberikan pemahaman dasar hukum bagi peserta non-hukum agar mampu memahami konsep dan terminologi legal secara benar.

  2. Meningkatkan kemampuan membaca dan menganalisis dokumen hukum, termasuk kontrak, perjanjian, dan regulasi.

  3. Membantu peserta mengidentifikasi potensi risiko hukum dalam aktivitas bisnis maupun operasional.

  4. Meningkatkan kepatuhan (compliance) terhadap aturan dan kebijakan perusahaan maupun peraturan perundang-undangan.

  5. Mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat, dengan mempertimbangkan aspek legal yang diperlukan.

  6. Memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan tim legal untuk memastikan proses kerja berjalan aman dan sesuai ketentuan.

  7. Mengurangi potensi sengketa dan kesalahan legal melalui pemahaman hukum yang lebih baik.

MATERI PELATIHAN LEGAL FOR NON LEGAL

  1. Pengantar Hukum Bisnis
    Konsep dasar hukum, fungsi hukum, dan ruang lingkupnya dalam dunia kerja.

  2. Struktur Peraturan dan Hierarki Perundang-Undangan
    Cara membaca, memahami, dan menafsirkan regulasi.

  3. Dasar-Dasar Kontrak
    Unsur sah perjanjian, jenis kontrak, klausul penting, serta risiko dalam kontrak.

  4. Manajemen Risiko Hukum (Legal Risk Management)
    Identifikasi risiko, pencegahan, dan mitigasi dalam kegiatan operasional.

  5. Legal Compliance dan Good Corporate Governance
    Prinsip kepatuhan dan standar etika dalam perusahaan.

  6. Isu Hukum dalam Operasional Perusahaan
    Contoh kasus: pengadaan barang/jasa, hubungan kerja, dan kerahasiaan data.

  7. Studi Kasus dan Diskusi Interaktif
    Analisis kasus nyata untuk memperkuat pemahaman peserta.

PESERTA PELATIHAN LEGAL FOR NON LEGAL

  1. Karyawan non-hukum yang berinteraksi dengan dokumen atau proses legal dalam pekerjaan sehari-hari.

  2. Staff administrasi dan operasional yang terlibat dalam pengadaan, kontrak, atau perizinan.

  3. Manajer dan supervisor yang membuat keputusan bisnis dan perlu memahami aspek hukum dasar.

  4. Tim procurement, sales, marketing, dan finance yang sering berhubungan dengan kontrak dan pihak eksternal.

  5. Project manager yang menangani kerja sama atau perjanjian proyek.

  6. Entrepreneur atau pemilik usaha yang ingin memahami risiko hukum bisnis.

  7. Siapa pun yang ingin meningkatkan literasi hukum untuk mendukung tugas dan tanggung jawabnya.

INSTRUKTUR PELATIHAN LEGAL FOR NON LEGAL LOMBOK

Instruktur yang mengajar pelatihan ini adalah instruktur yang berkompeten di bidangnya dengan baik, datang dari kalangan akademisi maupun praktisi. Kami sangat terbuka jika Anda ingin berkomunikasi terlebih dahulu tim trainer sehingga outline materi dapat disesuaikan dengan outcome kompetensi yang diharapkan.

METODE PELATIHAN LEGAL FOR NON LEGAL KUALA LUMPUR

PELATIHAN LEGAL FOR NON LEGAL JAKARTA

Materi yang akan disampaikan dalam training ini menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20% , dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Jadwal Training PT Diorama Sukses Bersinergi  Tahun 2026

  • Training Bulan Januari : 13-14 Januari 2026
  • Training Bulan Februari : 10-11 Februari 2026
  • Training Bulan Maret : 10-11 Maret 2026
  • Training Bulan April : 21-22 April 2026
  • Training Bulan Mei : 19-20 Mei 2026
  • Training Bulan Juni : 23-24 Juni 2026
  • Training Bulan Juli : 12-13 Juli 2026
  • Training Bulan Agustus : 11-12 Agustus 2026
  • Training Bulan September : 15-16 September 2026
  • Training Bulan Oktober : 20-21 Oktober 2026
  • Training Bulan November : 17-18 November 2026
  • Training Bulan Desember : 15-16 Desember 2026

Catatan: Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Peserta dapat mengajukan tanggal pelaksanaan pelatihan.

LOKASI Pelatihan Legal for Non Legal

REGULER TRAINING

  • Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro (6.000.000 IDR / participant)
  • Jakarta, Hotel Amaris Tendean (6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung, Hotel Golden Flower (6.500.000 IDR / participant)
  • Bali, Hotel Ibis Kuta (7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok, Hotel Jayakarta (7.500.000 IDR / participant)

ONLINE TRAINING VIA ZOOM

INVESTASI Pelatihan Legal for Non Legal

  • Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta?

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

FAQ Tentang Pelatihan Legal for Non Legal

Q : Apa yang dimaksud dengan Pelatihan Legal for Non Legal?
A : Pelatihan Legal for Non Legal adalah program yang dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai aspek hukum kepada peserta yang tidak memiliki latar belakang pendidikan hukum agar dapat menjalankan tugas pekerjaan dengan lebih aman dan sesuai regulasi.

Q : Apa manfaat mengikuti Pelatihan Legal for Non Legal?
A : Peserta akan memahami konsep hukum dasar, mengenali risiko hukum dalam aktivitas bisnis, serta mampu mengambil keputusan yang lebih tepat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Q : Apakah materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan?
A : Ya. Materi pelatihan dapat dikustomisasi sesuai sektor industri, regulasi yang berlaku, dan kebutuhan organisasi.

Q : Berapa minimal running pelatihan ini ?
A : Pelatihan ini akan running idealnya minimal dengan 3 peserta, tetapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan peserta

Q : Apakah bisa jika saya hanya ingin pelatihan sendiri aja / private course ?
A : Bisa, kami akan membantu menyelenggarakan pelatihan 1 hari jika ada persetujuan dari klien

Q : Dimana saja pelatihan pelatihan Legal for Non Legal biasanya di selenggarakan?
A : Pelatihan kami selenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok dan beberapa negara seperti Singapore dan Malaysia

Q : Apakah bisa diselenggarakan selain di kota lain?
A : Penyelenggaraan pelatihan bisa diadakan di kota lain dengan minimal kuota 5 orang setiap kelas

Q : Apakah bisa juga diselenggarakan secara IHT/ In House Training di Perusahaan klien ?
A : Bisa diselenggarakan secara IHT di Perusahaan klien

Q : Apakah jadwal bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien ?
A : Jadwal pelatihan dapat di sesuaikan dengan kebutuhan klien.

 

Materi, Lokasi dan Jadwal Pelatihan Bisa Berubah Sewaktu-waktu dan disesuaikan Dengan Kondisi Peserta, dimohon untuk Melakukan Konfirmasi untuk Segala Bentuk Perubahan, agar Tidak Terjadi Miskomunikasi. Segera Daftar Pelatihan, Diskon Menarik hanya Bulan Ini

TRAINING PRODUCT DEVELOPMENT MANAGEMENT

TRAINING PRODUCT DEVELOPMENT MANAGEMENT

PRODUCT DEVELOPMENT MANAGEMENT

Apakah Anda seorang profesional di bidang riset & pengembangan (R&D), product developer, product manager, engineer, analis bisnis, manajer operasional, supervisor, atau pimpinan unit kerja yang ingin meningkatkan kemampuan dalam merancang, mengembangkan, dan mengelola produk secara strategis, sistematis, dan berorientasi pasar?

Di tengah persaingan bisnis yang semakin cepat, ketat, dan penuh inovasi, kemampuan organisasi dalam mengembangkan produk yang relevan, kompetitif, dan bernilai tinggi menjadi faktor kunci keberhasilan. Tanpa proses pengembangan produk yang terstruktur dan berbasis data, perusahaan dapat menghadapi risiko seperti ketidaksesuaian produk dengan kebutuhan pasar, meningkatnya biaya produksi, rendahnya tingkat keberhasilan peluncuran produk, hingga hilangnya peluang bisnis.

Manajemen Pengembangan Produk (Product Development Management) merupakan pendekatan strategis yang mengintegrasikan proses analisis kebutuhan, desain produk, pengujian, validasi, hingga evaluasi menyeluruh untuk memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah, memenuhi standar kualitas, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan serta arah bisnis perusahaan. Kompetensi dalam pengembangan produk sangat penting agar organisasi dapat berinovasi secara berkelanjutan dan merespons perubahan pasar dengan lebih cepat dan tepat.

Profesional yang menguasai manajemen pengembangan produk mampu:

  • Memahami tahapan pengembangan produk dari konsep hingga komersialisasi
  • Mengidentifikasi kebutuhan pelanggan serta mengubahnya menjadi spesifikasi produk
  • Melakukan audit dan validasi kebutuhan pasar maupun kebutuhan teknis
  • Mengembangkan konsep produk secara sistematis dan berbasis data
  • Mengelola risiko dalam proses pengembangan produk
  • Mengintegrasikan aspek kualitas dalam setiap fase pengembangan
  • Melakukan pengujian, validasi, dan evaluasi performa produk
  • Mengoptimalkan proses pengembangan agar lebih efisien, terukur, dan bernilai strategis

Oleh karena itu, Training Product Development Management disusun secara komprehensif untuk membekali peserta dengan dasar-dasar, struktur kerja, hingga teknik terapan dalam pengembangan produk modern. Pelatihan ini menggabungkan teori, diskusi interaktif, studi kasus industri, simulasi proses pengembangan produk, dan latihan penyusunan dokumen pengembangan sehingga peserta benar-benar memahami cara mengimplementasikan konsep langsung di lingkungan kerja.

Materi yang Dipelajari dalam Pelatihan Ini Meliputi:

  1. Pemahaman Manajemen Pengembangan Produk
  2. Identifikasi kebutuhan dan Reset Pasar
  3. Ideasi dan Seleksi konsep produk
  4. Perencanaan dan strategi pengembangan produk
  5. Desain dan Prototyping produk
  6. Kolaborasi lintas fungsi
  7. Uji Pasar dan validasi produk
  8. Strategi peluncuran produk (Go-to-Market Strategy)
  9. Tantangan dan trend pangsa pasar
  10. Validasi ide produk sebelum masuk tahap pengembangan
  11. Karakteristik pengembangan produk
  12. Manajemen perancangan produk
  13. Manajemen perancangan produk
  14. Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan

Training Product Development Management berfokus pada penguatan keterampilan peserta dalam memahami tahapan proses pengembangan produk, melakukan identifikasi kebutuhan pelanggan, menyusun konsep produk, melakukan pengujian kualitas, serta mengevaluasi performa produk secara objektif. Melalui pendekatan terstruktur, peserta akan mempelajari hubungan antara riset pasar, inovasi, teknologi, dan keputusan manajemen sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam keberhasilan pengembangan produk.

Pada tanggal 10 dan 11 Desember 2025, Diorama Sukses Bersinergi (DSB) Training menyelenggarakan Training Product Development Management yang diikuti oleh 2 orang peserta dari Bali Asli. Pelatihan ini dilaksanakan di Hotel Little Amaroossa Jakarta Selatan dengan metode pembelajaran yang interaktif, aplikatif, dan partisipatif. Peserta terlibat aktif dalam diskusi, analisis studi kasus, simulasi penyusunan konsep produk, hingga latihan evaluasi risiko dalam pengembangan produk.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan wawasan mendalam tentang bagaimana merancang kerangka pengembangan produk yang sesuai dengan standar industri, bagaimana menghubungkan kebutuhan pelanggan dengan karakteristik produk, serta bagaimana memastikan bahwa setiap proses pengembangan berjalan sesuai prinsip kualitas dan efisiensi. Peserta juga dibekali kemampuan untuk melakukan validasi dan pengujian produk sebagai dasar pengambilan keputusan sebelum peluncuran.

Nilai Tambah Pelatihan Product Development Management:

  • Memahami konsep dan proses pengembangan produk secara komprehensif
  • Mampu mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan mengubahnya menjadi spesifikasi produk
  • Menguasai teknik pengembangan konsep dan evaluasi risiko
  • Memahami kontrol kualitas dan validasi produk
  • Mendukung inovasi berkelanjutan dan keunggulan kompetitif perusahaan

Manfaat Mengikuti Training Ini:

  1. Meningkatkan efektivitas proses inovasi dan pengembangan produk
  2. Mengurangi risiko kegagalan produk di pasar
  3. Meningkatkan kualitas dan daya saing produk
  4. Mendukung efisiensi proses R&D dan manajemen produk
  5. Meningkatkan kemampuan profesional dalam mengelola siklus hidup produk

PRODUCT DEVELOPMENT MANAGEMENT

Dengan mengikuti Pelatihan ini diharapkan memberikan kemampuan nyata bagi peserta untuk mengembangkan produk secara lebih terarah, terukur, dan inovatif. Dengan manajemen pengembangan produk yang tepat, perusahaan dapat mencapai peningkatan kualitas, daya saing, dan keberhasilan produk di pasar.

Segera daftarkan diri Anda dalam Training Product Development Management bersama Diorama Sukses Bersinergi Training.

 

Info lebih lanjut:

Isna : 0813-1888-5447

Website : https://dsbanking.com/

Email : dschoolbanking@gmail.com

 

Konsultasikan kebutuhan Anda

Kami dengan senang hati akan membantu Anda! Jangan ragu untuk menanyakan apapun kepada kami. Klik di bawah untuk memulai obrolan.

Marketing

Isna

Online

Marketing

Nona

Online

Marketing

Azmi

Online

Marketing

Dian

Online

Marketing

Sabrina

Online

Isna

Halo, ada yang bisa Isna bantu Pak/ Ibu ? 00.00

Nona

https://dsbanking.com/wp-content/uploads/2025/11/Nana.png 00.00

Azmi

Halo, ada yang bisa Azmi bantu Pak/ Ibu ? 00.00

Dian

Halo, ada yang bisa Dian bantu Pak/ Ibu ? 00.00

Sabrina

Halo, ada yang bisa Sabrina bantu Pak/ Ibu ? 00.00